Penulis: Umar Daud Muhammad
TENGGARONG, Presisi.co — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait kerusakan infrastruktur jalan di pusat kota. Salah satu titik yang dipastikan akan mendapat perbaikan tahun ini adalah Jalan Muso Bin Salim, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong.
Ruas jalan tersebut merupakan akses vital bagi mobilitas warga Tenggarong. Namun, saat ini kondisinya terpantau rusak parah dengan lubang-lubang dalam di sejumlah titik yang kerap membahayakan keselamatan pengguna jalan dan memicu potensi kecelakaan lalu lintas.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kukar, Wiyono, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran khusus untuk pembenahan ruas jalan tersebut pada kalender kerja tahun 2026.
“Tahun ini ada alokasi anggaran untuk perbaikan ruas Jalan Muso Bin Salim. Kami memahami urgensi perbaikan jalan tersebut bagi kenyamanan masyarakat,” ujar Wiyono, Rabu, 11 Maret 2026.
Wiyono menjelaskan, meskipun anggaran telah tersedia, pengerjaan fisik tidak bisa dilakukan seketika. Saat ini, DPU Kukar tengah menuntaskan penyusunan dokumen perencanaan sebagai syarat administrasi utama sebelum masuk ke tahap lelang dan eksekusi lapangan.
“Saat ini masih dalam proses administrasi dan tahap perencanaan. Kami pastikan proses ini berjalan sesuai prosedur agar hasil perbaikannya nanti maksimal,” terangnya.
Upaya percepatan infrastruktur ini dilakukan di tengah tantangan fiskal daerah. Sebagaimana diketahui, Pemkab Kukar saat ini tengah melakukan penyesuaian menyusul adanya kebijakan pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
Meski demikian, Wiyono memastikan sektor infrastruktur dasar seperti jalan raya tidak akan dikorbankan. Jalan Muso Bin Salim tetap diposisikan sebagai program prioritas.
“Meskipun dalam kondisi efisiensi anggaran, komitmen kami tetap sama yaitu menuntaskan perbaikan secara bertahap. Kami berupaya agar perbaikan di ruas ini tetap bisa dieksekusi tahun ini dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah,” tandas Wiyono.
Dengan adanya kepastian perbaikan ini, diharapkan akses transportasi di Kelurahan Melayu dapat kembali lancar dan mendukung aktivitas ekonomi serta sosial masyarakat Tenggarong secara lebih aman. (*)
Editor: Redaksi




