Penyelamatan Pesut Mahakam Tunjukkan Hasil, Populasi Bertambah 6 Ekor Sepanjang 2025
Penulis: Umar Daud Muhammad
8 jam yang lalu | 3 views
Pesut Mahakam saat berenang di perairan Kutai Kartanegara. (Dokumentasi Oktavianus)
Tenggarong, Presisi.co — Upaya konservasi pesut Mahakam di perairan Sungai Mahakam, Kabupaten Kutai Kartanegara, mulai menunjukkan hasil. Populasi mamalia air tawar endemik tersebut tercatat bertambah enam ekor sepanjang 2025.
Data itu disampaikan peneliti sekaligus pemerhati pesut Mahakam dari Yayasan Konservasi RASI, Danielle Kreb, saat ditemui Presisi.co, Selasa 10 Februari 2025.
Danielle mengatakan, peningkatan populasi tersebut menjadi indikator bahwa langkah perlindungan habitat dan pengawasan kawasan sungai mulai berdampak positif terhadap keberlangsungan spesies langka itu.
"Kami mendirikan yayasan untuk menyelamatkan hewan yang terancam punah ini. Dalam satu tahun terakhir jumlahnya bertambah enam ekor," ujarnya.
Ia menjelaskan, pada 2024 populasi pesut Mahakam tercatat sekitar 60 ekor. Hingga akhir 2025, jumlah tersebut meningkat menjadi 66 ekor.
Menurutnya, berbagai upaya konservasi terus dilakukan secara kolaboratif, melibatkan pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, serta warga di sepanjang Sungai Mahakam.
Pesut Mahakam sendiri menghadapi sejumlah ancaman, di antaranya lalu lintas kapal, terutama tongkang pengangkut batu bara, aktivitas penangkapan ikan, hingga gangguan lingkungan di kawasan sungai.
Kondisi itu membuat habitat pesut semakin tertekan dan populasinya sempat menurun dalam beberapa tahun terakhir.
Karena itu, langkah preventif dinilai penting, mulai dari pengawasan jalur pelayaran, edukasi masyarakat, hingga observasi rutin terhadap habitat pesut.
Danielle berharap tren peningkatan populasi ini dapat dipertahankan sekaligus menjadi pengingat bahwa kelestarian satwa endemik memerlukan keterlibatan banyak pihak.
"Upaya perlindungan harus dilakukan secara konsisten agar pesut tidak punah," katanya. (*)