Andi Harun Hadiri Kaseh Selamat Sultan Kutai ke-75 di Kedaton Tenggarong
Penulis: Redaksi Presisi
14 jam yang lalu | 0 views
Wali Kota Samarinda, Andi Harun (kanan) Hadiri Kaseh Selamat Sultan Kutai ke-75 di Kedaton Tenggarong. (Sumber: Pemkot Samarinda)
Tenggarong, Presisi.co — Wali Kota Samarinda Andi Harun menghadiri prosesi Kaseh Selamat Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI sekaligus peringatan hari ulang tahun ke-75 Sultan Adji Muhammad Arifin di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Senin 9 Februari 2026.
Kehadiran Andi Harun menjadi bentuk silaturahmi sekaligus dukungan Pemerintah Kota Samarinda terhadap pelestarian adat dan budaya Kesultanan Kutai yang menjadi bagian dari sejarah dan identitas masyarakat Kalimantan Timur.
Prosesi berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai daerah. Momentum tersebut tidak hanya memperingati hari kelahiran Sultan, tetapi juga menjadi refleksi keberlanjutan tradisi budaya Kutai di tengah perkembangan zaman.
Dalam kesempatan itu, Andi Harun menilai Kesultanan Kutai memiliki peran penting dalam menjaga warisan budaya serta memperkuat jati diri masyarakat.
“Peringatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat silaturahmi, menjaga harmoni, serta meneguhkan komitmen dalam melestarikan budaya dan sejarah sebagai identitas daerah. Semoga Sultan senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin serta membimbing masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan Kesultanan perlu terus diperkuat, terutama dalam menjaga stabilitas sosial dan membangun daerah dengan tetap berlandaskan nilai kearifan lokal.
Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan harus tetap berpijak pada sejarah dan budaya masyarakat setempat.
Peringatan milad ke-75 Sultan Adji Muhammad Arifin juga menjadi simbol keberlanjutan tradisi serta kebersamaan masyarakat Kutai dalam merawat adat istiadat sebagai fondasi kehidupan sosial.
Pemkot Samarinda, lanjutnya, berkomitmen mendukung pelestarian budaya daerah sebagai bagian dari penguatan karakter dan identitas bersama di Kalimantan Timur. (*)