Penulis: Akmal Fadhil
Samarinda, Presisi.co - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, memimpin rapat konsolidasi internal Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kalimantan Timur di Samarinda, Senin 2 Februari 2026.
Konsolidasi ini digelar sebagai tindak lanjut hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) partai.
Pertemuan tersebut dihadiri jajaran pengurus PDIP dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.
Agenda utama rapat adalah menyelaraskan strategi organisasi serta merespons sejumlah isu sosial, ekonomi, dan lingkungan di daerah.
Dalam arahannya, Hasto menegaskan bahwa partai harus menjalankan fungsi politik secara substantif dengan menjawab persoalan masyarakat, khususnya kelompok kecil dan rentan.
Ia mengingatkan kader agar tidak menjadikan politik semata sebagai sarana meraih kekuasaan.
Menurut Hasto, kerja-kerja politik harus diwujudkan melalui kebijakan dan program konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Hasto juga menyinggung posisi strategis Kalimantan Timur dalam pembangunan nasional, terutama terkait isu lingkungan.
Ia meminta kader PDIP di daerah memperhatikan aspek keberlanjutan dalam setiap agenda pembangunan.
Ia menyebut Kalimantan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekologi nasional, sehingga pembangunan infrastruktur perlu dirancang tanpa mengabaikan kelestarian hutan.
Selain itu, Hasto menilai pembangunan transportasi logistik massal, seperti jalur kereta api, perlu dipertimbangkan sebagai alternatif untuk mendukung distribusi hasil pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani serta buruh.
Dalam konteks ekonomi, Hasto mengajak kader PDIP Kalimantan Timur untuk lebih peka terhadap kondisi masyarakat, khususnya penurunan daya beli yang dirasakan sejumlah kelompok, termasuk kelas menengah.
Ia mendorong agar struktur partai di daerah merumuskan program yang bersifat langsung dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, seperti bantuan pangan dan program sosial yang menyentuh kebutuhan rumah tangga.
Ia menambahkan, keberadaan rumah partai difungsikan sebagai pusat layanan aspirasi masyarakat yang dapat diakses setiap waktu.
Menutup arahannya, Hasto menekankan pentingnya transformasi organisasi berbasis data dan teknologi.
Sementara itu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, menyampaikan bahwa mesin partai di daerah terus diperkuat melalui layanan advokasi masyarakat.
Menurut Ananda, PDIP Kaltim saat ini aktif mendampingi pedagang pasar, buruh perkebunan, serta masyarakat yang menghadapi persoalan hukum, pertanian, dan akses layanan kesehatan. (*)
Editor: Redaksi




