PUPR Samarinda Fokus Bangun Drainase Jalan Sultan Alimuddin, Anggaran Diusulkan Rp40 Miliar
Penulis: Muhammad Riduan
21 jam yang lalu | 200 views
Kondisi Jalan Alimuddin menghadap Terowongan Samarinda.(Presisi.co/Muhammad Riduan)
Samarinda, Presisi.co — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) merencanakan pembangunan drainase di Jalan Sultan Alimuddin, salah satu akses utama menuju proyek Terowongan Samarinda.
Kepala Dinas PUPR Kota Samarinda, Desy Damayanti, menjelaskan bahwa fokus utama perencanaan di Jalan Sultan Alimuddin bukan pada pelebaran badan jalan, melainkan peningkatan sistem drainase.
“Perencanaannya bukan pembangunan jalan, tapi pembangunan dan penataan drainase. Ketika drainasenya tertata dengan baik, otomatis jalannya juga akan tertata karena drainase itu menjadi batas daerah milik jalan,” ucapnya kepada awak media.
Menurutnya, standar lebar jalan Sultan Alimuddin tetap mengacu pada dua jalur dengan lebar total sekitar 10 meter, sementara drainase akan dibangun di sisi kiri dan kanan jalan sebagai pembatas ruang milik jalan.
Panjang drainase yang direncanakan mencapai sekitar 1,8 kilometer, membentang dari arah Gunung Manggah hingga Simpang Sejati. Pekerjaan itu juga berpotensi berlanjut ke kawasan Jalan Sejati, meskipun kondisi di area tersebut dinilai lebih kompleks.
“Untuk Jalan Sejati agak sulit karena posisinya," ujarnya.
Terkait pembebasan lahan, Desy memastikan dampaknya relatif kecil. Berdasarkan data yang dihimpun bersama pihak kelurahan dan kecamatan, daerah milik jalan di kawasan tersebut masih cukup luas.
“Kalau jujur saja, tidak banyak yang harus dibebaskan. Yang mungkin terdampak itu aktivitas pemanfaatan ruang, seperti lapak atau aktivitas berjualan di atas daerah milik jalan,” katanya.
Ia menambahkan proyek drainase ini tidak termasuk dalam paket proyek multiyears Terowongan Samarinda. Pembangunan drainase akan menggunakan anggaran tersendiri.
“Kami mengusulkan anggaran sekitar Rp40 miliar. Usulan itu sudah kami sampaikan sejak Oktober 2025 untuk anggaran tahun 2026,” ungkapnya.
Meski demikian, hingga saat ini pihaknya masih menunggu kepastian realisasi anggaran tersebut. Pemkot Samarinda berharap pembangunan drainase Jalan Sultan Alimuddin dapat segera direalisasikan guna mendukung kelancaran akses menuju terowongan sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur kawasan. (*)