search

Daerah

Andi HarunTransportasi MassalPemkot SamarindaKarnaval Budaya NusantaraTransportasi Massal Samarinda

Andi Harun Tegaskan Realisasi Transportasi Massal Samarinda di Tahun 2027

Penulis: Muhammad Riduan
2 jam yang lalu | 0 views
Andi Harun Tegaskan Realisasi Transportasi Massal Samarinda di Tahun 2027
Bus yang diperlihatkan Dishub Samarinda pada saat Karnaval Budaya Nusantara 2025. (Presisi.co/Muhammad Riduan)

Samarinda, Presisi.co – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan rencana pengadaan transportasi massal di Kota Tepian belum akan direalisasikan dalam waktu dekat. Menurutnya, tahap perencanaan baru dimulai tahun 2026, sementara pengerjaan fisik dijadwalkan pada tahun 2027 mendatang.

“Itu belum, itu kan hanya untuk karnaval saja, belum ada keputusan apapun untuk ini. Jadi masih jauh perencanaan untuk angkutan massal di Samarinda. Baru tahun ini direncanakan, tahun depan baru 2027 kita rencanakan pengadaannya,” ucapnya, Kamis 28 Agustus 2025.

Ia memastikan pemerintah serius mendorong gagasan transportasi massal sebagai solusi kemacetan. Namun, dirinya meminta semua pihak memahami bahwa proyek tersebut membutuhkan kajian matang.

“Transportasi massal harus kita laksanakan. Cuma agar perencanaannya matang, kita tuntaskan perencanaan dulu di tahun 2026. Nanti fisiknya itu di 2027,” jelasnya.

Lebih lanjut orang nomor satu di Kota Tepian itu juga meluruskan isu yang ramai di media sosial (Medsos) terkait foto bus yang ditampilkan Dishub Samarinda dalam Karnaval Budaya Nusantara 2025.

Menurutnya, bus tersebut hanya bagian dari kreativitas untuk memeriahkan acara tahunan yang digelar Pemkot Samarinda, bukan bentuk final proyek transportasi massal.

“Kalau soal yang ramai-ramai di medsos itu, itu hanya kreativitas teman-teman Dishub Samarinda aja, dalam momen karnaval budaya. Dan yang kita rencanakan enggak seperti itu. Itu kan hanya seru-seruan 17 Agustusan saja,” ujarnya.

Terkait anggaran, Wali Kota menegaskan belum ada alokasi khusus pada APBD 2025. Rencana baru akan dibahas lebih lanjut saat penyusunan program tahun 2026.

“Belum, baru mau disusun perencanaannya. Ini baru pembahasan APBD. Jadi kalau yang ramai-ramai itu hanya seru-seruan karnaval,” tambah Andi.

Sebelumnya, pada Karnaval Budaya Nusantara 2025 yang digelar Sabtu 23 Agustus 2025 lalu rombongan Dishub Samarinda memang menjadi sorotan lantaran menampilkan replika bus massal. Acara itu diikuti ribuan masyarakat dengan melibatkan 100 kendaraan hias dan 105 kelompok pejalan kaki. Kepala Disporapar Samarinda, Muslimin, menyebutkan total delapan kategori lomba dinilai tujuh juri independen.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan hadiah berupa piala, piagam, dan uang pembinaan bagi para peserta terbaik. (*)

Editor: Redaksi