search

Daerah

dprd kaltimAndi Satya Adi SaputraTenaga Medis KaltimBeasiswa untuk Tenaga MedisTelemedisin

Kekurangan Tenaga Medis, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Minta Pemprov Lakukan Ini!

Penulis: Akmal Fadhil
Kamis, 17 April 2025 | 953 views
Kekurangan Tenaga Medis, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Minta Pemprov Lakukan Ini!
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Andi Satya Adi Saputra. (Presisi.co/Akmal)

Samarinda, Presisi.co – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Andi Satya Adi Saputra, mengungkapkan hasil analisis yang menunjukkan bahwa Benua Etam saat ini mengalami kekurangan ribuan tenaga medis.

Ia menjelaskan, pemerintah perlu mengambil langkah jangka pendek untuk mengatasi persoalan ini, salah satunya dengan menjalin kerja sama bersama beberapa universitas besar di luar provinsi.

“Kita bisa kerja sama, tapi ini untuk jangka pendek. Universitas besar di luar Kaltim bisa mendistribusikan tenaga medisnya ke sini, terutama ke daerah pelosok,” ujarnya saat diwawancarai, Rabu, 16 April 2025.

Untuk solusi jangka panjang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim didorong untuk memberikan beasiswa bagi putra-putri daerah agar dapat menempuh pendidikan di bidang kesehatan, sehingga ke depan dapat menopang kebutuhan tenaga medis di Kalimantan Timur.

“Dibiayai pendidikannya, dengan tujuan mereka nanti bisa kembali mengabdi, khususnya di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T),” paparnya.

Selain itu, Adi menilai daerah 3T di Kaltim juga perlu ditingkatkan akses digitalnya. Menurutnya, program WiFi gratis yang saat ini dijalankan Pemprov bisa menjadi penunjang akses telemedisin.

“Digitalisasi harus dimanfaatkan. Sekarang Kementerian Kesehatan sudah menggalakkan telemedisin, harus dioptimalkan dengan jangkauan internet yang sudah disiapkan oleh gubernur,” jelasnya.

Politisi Golkar yang juga berlatar belakang dokter ini menyebutkan, saat ini Kaltim kekurangan sekitar 50 persen tenaga medis. Idealnya, satu dokter menangani seribu pasien, namun kondisi saat ini masih jauh dari harapan.

“Kita kekurangan. Kebutuhan kita sekitar 4.000 dokter, sementara yang tersedia baru sekitar 2.000. Kalau hanya mengandalkan lulusan dari Kaltim, butuh waktu lama untuk mengejar ketertinggalan itu,” tegasnya.

Terkait program layanan kesehatan Gratispol, Adi optimistis pelayanan di Kaltim dapat berjalan baik, meski di beberapa daerah pelosok masih mengalami keterbatasan akses.

“Di kota-kota besar pelayanan relatif tidak terlalu bermasalah. Tapi di Mahulu, Kubar, itu yang masih memprihatinkan, apalagi aksesnya juga sangat sulit,” pungkasnya. (*)

Editor: Redaksi

Live Draw Taiwan Live Draw Cambodia Live Draw China Live Draw Japan Live Draw Taiwan Hari Ini Hasil Live Draw Japan Terbaru Live Draw China Update Tercepat Data Live Draw Cambodia Lengkap Live Draw Togel Kamboja pantau live draw Japan hari ini cek live draw China terbaru cek hasil live draw Cambodia terbaru pantau live draw Taiwan hari ini togel taiwan live draw togel kamboja togel japan togel taiwan Live Draw Togel China kudbanjarnegara kudbatang kudblora kudboyolali kudcilacap kuddemak kudjepara kudkabbanjarnegara kudkabbanyumas kudkabbatang kudkabboyolali kudkabdemak kudkabgrobogan kudkabjepara kudkabkaranganyar kudkabkebumen kudkabkendal kudkabklaten kudkabmagelang kudkabpati kudkabpekalongan kudkabpemalang kudkabpurbalingga kudkabpurworejo kudkabrembang kudkabsemarang kudkabsragen kudkabtegal kudkabtemanggung kudkabwonogiri kudkabwonosobo kudkaranganyar kudkebumen kudkendal kudklaten kudkotamagelang kudkotapekalongan kudkotasalatiga kudkotasurakarta kudkotategal kudmungkid kudpati kudpemalang kudpurbalingga kudpurwodadi kudpurwokerto kudpurworejo kudrembang kudslawi kudsragen kudsukoharjo kudsumbermakmur kudtemanggung kudungaran kudwonogiri