search

Daerah

Akmal MalikAndi HarunTerowongan Gunung ManggahPolemik Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda

Pj Gubernur Kaltim Bilang Polemik Pembangunan Terowongan Gunung Manggah Berakhir Seperti Drama Hollywood

Penulis: Febri Ari Sandi
Senin, 22 Januari 2024 | 379 views
Pj Gubernur Kaltim Bilang Polemik Pembangunan Terowongan Gunung Manggah Berakhir Seperti Drama Hollywood
Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik (tengah) bersama Wali Kota Samarinda, Andi Harun (kanan) saat meninjau proyek Terowongan Gunung Manggah di RSJD Atma Husada Mahakam Samarinda. (Febri Ari Sandi/Presisi.co)

Samarinda, Presisi.co - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, mengumumkan penyelesaian konflik antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terkait pembangunan tunnel yang melintasi aset Pemprov Kaltim.

"Masalah ini berakhir seperti drama Hollywood, dengan akhir yang bahagia," ungkap Akmal pada Senin, 22 Januari 2024.

Pernyataan ini disampaikan setelah Akmal Malik menghadiri Rapat Koordinasi Pembahasan Lanjutan di Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Mahakam Samarinda, yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Wali Kota Samarinda, Andi Harun dan kepala-kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

"Alhamdulillah, kita telah menemukan titik temu dan kesepakatan bersama. Semua pihak sepakat menyelesaikan masalah ini secara profesional dan sesuai aturan," kata Akmal.

Ia menginformasikan bahwa penyegelan lokasi proyek tunnel yang terjadi sejak Sabtu, 19 Januari 2024, telah dibuka kembali.

"Pemkot Samarinda diperbolehkan melanjutkan konstruksi dengan memenuhi syarat-syarat tertentu, termasuk menyelesaikan prosedur administrasi seperti izin penggunaan tanah dan analisis dampak lingkungan dalam satu minggu ke depan," tegasnya.

Proyek tunnel, yang merupakan bagian dari program penataan Kota Samarinda, diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Akmal Malik juga mengapresiasi upaya Pemkot Samarinda dalam meningkatkan kesejahteraan dan mobilitas warga, serta berkomitmen untuk mendukung dan mengawasi proyek ini sesuai dengan standar kualitas dan keselamatan.

"Semoga kerjasama antara Pemprov dan Pemkot ke depannya lebih bersinergi dan tidak menimbulkan polemik lainnya," pungkasnya. (*)

Editor: Redaksi