search

Musik & Film

Konser Coldplay LGBT Kemenparekraf Kemenkopolhukam

Puluhan Orang Kembali Lakukan Unjuk Rasa, Minta Agar Konser Coldplay Dibatalkan

Penulis: Redaksi Presisi
Sabtu, 11 November 2023 | 11.834 views
Puluhan Orang Kembali Lakukan Unjuk Rasa, Minta Agar Konser Coldplay Dibatalkan
Puluhan Orang Kembali Lakukan Unjuk Rasa Minta Agar Konser Coldplay Dibatalkan (Wikipedia)

Presisi.co - Tidak terima Coldplay yang akan tampil di Indonesia 15 November mendatang, sejumlah masyarakat melakukan aksi demo pada Jumat 10 November lalu. Rencananya aksi tersebut akan dilakukan di beberapa titik yaitu mulai depan Mabes Polri, Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris, Gedung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) hingga Gedung Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam).

Aksi demo dilakukan oleh kelompok masyarakat yang dikenal dengan sebutan Gerakan Nasional Anti LGBT (Geranati-LGBT). Menurut mereka band asal Inggris itu menyuarakan unsur-unsur LGBT. Di depan Mabes Polri, mereka meminta agar aparat kepolisian melarang dan membatalkan izin konser tersebut. 

Tidak hanya di Mabes Polri, massa bergerak menuju gedung Kedubes Inggris. Di depan Kedubes mereka kembali menyuarakan keinginan mereka perihal pembatalan konser Coldplay mendatang. Rencananya aksi demo akan dilakukan hingga ke depan gedung Kemenparekraf serta gedung Kemenkopolhukam. Namun rencana itu batal dilakukan setelah aparat karena telah diamankan aparat kepolisian.

Dilansir dari VOA, juru bicara Geranati-LGBT Novel Bamukmin membuka suara perihal unjuk rasa hari itu. Dia menyatakan telah melakukan aksi dari berbulan-bulan yang lalu. Dirinya mengaku kelompok pergerakannya itu tidak anti terhadap musik atau kesenian. Akan tetapi, mereka menolak keras kampanye-kampanye LGBT yang dilakukan oleh band tersebut karena bertentangan dengan syariat Islam.

Hal lain yang mereka protes adalah konser yang berlangsung di tengah konflik Israel dan Hamas yang masih memanas. Koordinator Lapangan Geranati-LGBT Hussein mengancam akan tetap melakukan pencegahan konser jika Coldplay tetap melakukan konser di Jakarta. 

"Kecuali pemerintah bisa menjamin jika Coldplay hadir tanpa membawa unsur-unsur LGBT dalam konsernya,"tegas Hussein.

Aksi demo sendiri berhenti setelah pesan-pesan mereka diterima oleh perwakilan dari Kemenparekraf.

 

Editor: Siti Mu'ayyadah