search

Berita

Budiman SudjatmikoPDIPGanjar PranowoPilpres 2024

Menyingkap Alasan Budiman Sudjatmiko Dukung Prabowo Alih-alih Ganjar, Bermula dari 'Ngambek'

Penulis: Rafika
Rabu, 23 Agustus 2023 | 1.103 views
Menyingkap Alasan Budiman Sudjatmiko Dukung Prabowo Alih-alih Ganjar, Bermula dari 'Ngambek'
Politikus PDIP Budiman Sudjatmiko. (Sumber: via Suara.com/Muhammad Yasir)

Presisi.co - Akhir-akhir ini, publik tengah ramai memperbincangan politikus PDIP, Budiman Sudjamitko, yang mendeklarasikan dukungannya terhadap bakal calon presiden (bacapres) usungan Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Salah satu anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Deddy Yevri Hanteru Sitorus, membeberkan penyebab Budiman Sudjatmiko memilih untuk mendukung Prabowo Subianto alih-alih Ganjar Pranowo.

Melalui sebuah unggahan video, Deddy menuturkan awalnya Budiman datang kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto, dan meminta diberi jatah menteri apabila Ganjar maju menjadi presiden nantinya. Namun, permintaannya tersebut tidak dipenuhi.

"Anda datang ke sekjen minta kursi menteri kalau pak Ganjar menang," terang Deddy dalam sebuah video yang diunggah pemilik akun X @ch_chotimah2, dikutip dari Suara.com Rabu (23/8/2023).

Mendengar permintaan dari Budiman, Deddy pun mengaku kaget. Pasalnya, perihal siapa yang bisa menduduki kursi menteri merupakan hak prerogatif, yakni hak istimewa presiden.

Dirinya pun menyebut Megawati Soekarnoputri yang berstatus sebagai Ketua Umum PDIP saja tidak bisa mengabulkan permintaan Budiman.

"Tentu saja kami kaget karena tidak ada yang menggaransi itu bahkan Ibu Megawati kenapa? Karena itu hak prerogratif presiden," terangnya.

Lebih lanjut, Deddy menyebut Budiman ngambek alias marah lantaran keinginannya tak terkabulkan sehingga ia mengubah arah dukungannya.

"Anda kemudian marah lalu pergi ke seberang lalu ditawari menteri atau wakil presiden," terangnya.

Dirinya pun tak keberatan jika Budiman ditawari posisi menteri atau wakil presiden oleh Prabowo. Namun, Deddy mengingatkan agar mantan aktivis 1998 itu agar segera angkat kaki dari partai yang identik dengan banteng dan warna merah ini.

"Tetapi harusnya jantan dong mundur dari PDIP jangan playing victim itu sangat-sangat tidak etis, kasihan kami melihat Anda,” pungkasnya.

Sebelumnya, Politisi PDIP Budiman Sudjatmiko terang-terangan menyatakan dukungannya untuk Prabowo Subianto sebagai capres saat Deklarasi Prabu (Prabowo Subianto-Budiman Sudjatmiko) pada Jumat (18/8/2023) siang di Marina Convention Center (MCC) Kota Semarang. (*)

Editor: Rafika