search

Daerah

andi harunPemkot SamarindaAPBD Samarinda

Pemkot dan DPRD Samarinda Teken Nota Kesepakatan, P-APBD 2023 Bertambah Rp800 Miliar

Penulis: Nelly Agustina
Jumat, 11 Agustus 2023 | 1.009 views
Pemkot dan DPRD Samarinda Teken Nota Kesepakatan, P-APBD 2023 Bertambah Rp800 Miliar
Wali Kota Samarinda, Andi Harun melakukan penandatanganan KUA-PPAS APBD Perubahan 2023 dan APBD Murni 2024. (Sumber: Dokpim Samarinda)

Samarinda, Presisi.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menggelar Rapat Paripurna terkait Kebijakan Umum Anggaran (KUA) – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2023 dan APBD 2024. Terdapat penambahan sekitar Rp 800 miliar untuk APBD Perubahan.

Rapat Paripurna digelar di Ruang Rapat Utama, Lantai 2, Gedung DPRD Kota Samarinda, Jalan Basuki Rahmat pada Jumat 11 Agustus 2023.

Turut Hadir Wali Kota Samarinda, Andi Harun dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Samarinda.Andi Harun mengatakan pihaknya melakukan penandatanganan kesepakatan nota KUA-PPAS untuk penentuan APBD Perubahan 2023 dan APBD Murni 2024. Ia mengatakan dalam proses perancangannya semua berjalan normal dan tidak ada halangan. Prioritasnya dialokasikan pada kegiatan yang mendesak. Hal ini berkaitan dengan jangka waktu yang sangat dekat.

“Semuanya kondusif, mungkin setelah satu atau dua minggu akan segera pengesahan,” sebut Andi Harun.

Ia jelaskan pada APBD perubahan fokus pada pengerjaan fisik yang bisa dicapai dalam tiga bulan dan perencanaan untuk pekerjaan fisik di tahun 2024. Terdapat tambahan anggaran sebesar Rp 800 miliar, dari APBD Murni sebesar RP 3,9 Triliun menjadi Rp 4,7 Triliun.

“Jadi ada penambahan ya, fokusnya pada kegiatan yang membutuhkan penanganan cepat seperti kebencanaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (BPD) Hermanus Barus mengatakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diproyeksikan sebesar Rp 600 miliar, namun meningkat hingga Rp 752 miliar. Berdasarkan hasil audit Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan (SiLPA) sebesar Rp 990 miliar dan telah di realisasikan sebesar Rp 600 miliar. Sehingga pada APBD Perubahan terdapat tambahan anggaran dari SiLPA sebesar Rp 390 miliar.

Ia juga menjelaskan terdapat tambahan bagi hasil dari Pemerintahan Provinsi Kalimantan Timur sebesar Rp 90 miliar. Hal tersebutlah yang mendasari rancangan penambahan anggaran pada APBD Perubahan.

“Terdapat peningkatan PAD juga, sehingga terdapat penambahan APBD Perubahan 2023,” pungkasnya. (*)

Editor: Redaksi