search

Advetorial

Wawasan KebangsaanPartai GolkarDPRD KaltimMuhammad SyahrunHaji AlungPemilu 2024

Jaga Keutuhan NKRI, Haji Alung Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Kota Bangun

Penulis: Redaksi Presisi
Sabtu, 21 Januari 2023
Jaga Keutuhan NKRI, Haji Alung Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Kota Bangun
Sosialisasi Wawasan Kebangsaan yang digelar Anggota DPRD Kaltim, Muhammad Syahrun. (Istimewa)

Kukar, Presisi.co - Anggota DPRD Kaltim, Muhammad Syahun menyampaikan empat pilar kebangsaan, serta penerapan konkretnya dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang disampaikan Haji Alung sapaan akrabnya itu terangkum dalam Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (sosbang) di Desa Kota Bangun 1, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada Sabtu, 21 Januari 2023. 

Dalam kesempatan tersebut, Haji Alung sampaikan bahwa kegiatan ini penting dilaksanakan agar pemahaman masyarakat tentang kebangsaan dapat ditanamkan untuk generasi penerus, utamanya di Kukar.

"Sekaligus meluruskan ideologi apa yang menjadi dasar didirikannya Indonesia," kata Haji Alung. 

Politisi Golkar ini menuturkan, sosbang yang saat ini telah menjadi agenda rutin legislatif di Karang Paci bertujuan untuk menyuarakan rasa cinta Tanah Air kepada masyarakat. Salah satunya dengan memahami Pancasila sebagai landasan hidup Warga Negara Indonesia (WNI). 

"Agar kita senantiasa bersatu, saling menghargai, tidak boleh bercerai-berai, saling gotong-royong menjaga keutuhan NKRI," tegasnya. 

Haji Alung juga mengingatkan pentingnya untuk saling menjaga persatuan dan soliditas sebagai anak bangsa, khususnya menjelang tahun politik 2024. 

"Meski pilihan politik kita berbeda, tapi jangan mau terpecah belah. Semuanya demi NKRI," tegasnya. 

Haji Alung juga menghadirkan Ahmad Fadillah, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Ahmad katakan bahwa wawasan kebangsaan yang digelar kali ini memang patut diapresiasi ditengah degradasi moral akan paham liberal dan radikal yang mendoktrin sejumlah masyarakat.

"Makanya pemerintah dan DPRD harus gencar menggelar sosialiasi kebangsaan seperti ini, makanya perlu diapresiasi," sebut dia. (*)

Editor: Yusuf