search

Advetorial

TPA Bukit Pinangdprd samarindaangkasa jaya

TPA Bukit Pinang Over Kapasitas, Angkasa Jaya: Harusnya Tidak Beroperasi Lagi!

Penulis: Jati
Jumat, 18 Februari 2022
TPA Bukit Pinang Over Kapasitas, Angkasa Jaya: Harusnya Tidak Beroperasi Lagi!
Suasana di TPA Bukit Pinang Samarinda. (Jeri Rahmadani/Presisi.co)

Samarinda, Presisi.co – Polusi asap yang belakangan muncul lagi dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bukit Pinang Samarinda kembali dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, asap menyebar hingga sampai daerah kota yang notabene-nya jauh dari lokasi TPA.

Seperti diketahui, TPA Bukit Pinang itu sendiri sudah over kapasitas dan idealnya tak lagi beroperasi sejak 2013 berdasarkan masa kelayaknya. Pun demikian sampah yang terbakar sendiri akibat menumpuknya gas metana yang secara alami terbentuk dari tumpukan sampah.

Menindaklanjuti persoalan tersebut, jajaran Komisi III DPRD Kota Samarinda melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi TPA Bukit Pinang, serta turut menyambangi TPA Sambutan yang akan menjadi lokasi pengganti. Sidak dilakukan pada Jumat, 18 Februari 2022 tadi. 

Dikonfirmasi awak media, Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani mengatakan sidak pihaknya dilakukan lantaran pemerintah kota masih aktif melakukan aktivitas pembuangan sampah di sana.

"Itu kan, TPA Bukit Pinang sudah over kapasitas," ungkap Angkasa sapaannya itu saat dihubungi melalui telepon seluler usai sidak. 

Akan hal tersebut, politisi asal fraksi PDI-P itu meminta sebagaimana mestinya TPA Bukit Pinang dapat segera dipindahkan secara maksimal di TPA Sambutan. 

Namun demikian, proses pemindahan TPA dikatakan Angkasa memang belum bisa dipenuhi dalam waktu cepat. Itu lantaran masih banyak aspek belum mendukung, seperti akses masuk TPA Sambutan yang terpantau belum layak dilintasi. 

"Kami minta TPA Bukit Pinang itu harusnya sudah tidak beroperasi, sehingga kalau sudah pindah (ke TPA Sambutan, Red) tinggal dipikirkan bagaimana menanggulangi sisa sampah di sana (TPA Bukit Pinang, Red)," pintanya. 

Angkasa menambahkan, jika benar dalam waktu dekat TPA bisa dipindahkan, pihaknya berharap akses jalan yang belum memadai serta kebutuhan lainnya di TPA Sambutan bisa diperhatikan oleh Pemkot Samarinda. 

"Contohnya seperti pengendali genset juga harus dipenuhi. Ada juga mesin pompa untuk menyedot air yang diakibatkan oleh sampah itu sendiri," tuturnya. 

Oleh karena itu, Angkasa menyebut Komisi III DPRD dalam waktu dekat akan segera melakukan rapat koordinasi dengan OPD Pemkot Samarinda untuk menentukan kebijakan selanjutnya. 

"Kita rapat koordinasi dan akan merekomendasikan kendala itu untuk memenuhi yang dibutuhkan oleh TPA Sambutan itu sendiri agar bisa digunakan secara maksimal," pungkasnya. (*) 

Editor: Yusuf