Daerah

PSI Kaltim dan Komunitas Bulu Tangkis Sumbang APD untuk Rumah Sakit

Penulis: Presisi 1

DPW PSI Kaltim saat menyambangi Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda

Kaltim, Presisi.co - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaltim memberikan donasi berupa Alat Pelindung Diri (APD) bagi sejumlah rumah sakit yang ada di Kaltim. APD yang disumbangkan berupa baju hazmat, masker N95, dan sarung tangan latex.

Ketua DPW PSI Kaltim Novita Rosalina menjelaskan, APD yang dibagikan masing-masing berjumlah 100 lembar. APD ini dibagi ke beberapa rumah sakit di tiga kota yang ada di Kaltim.

“PSI bekerjasama dengan Komunitas Bulutangkis Indonesia membagikan APD dalam rangka penanggulangan Covid-19,” kata Rosalina usai menyerahkan APD untuk RSUD AW Syahranie Samarinda, Senin (4/5/2020).

Pembagian langsung ke rumah sakit, kata Novita, karena kebutuhan APD bagi tenaga medis sangat mutlak tersedia. Tak hanya untuk menangani pasien Covid-19, tenaga medis di instalasi lain juga sangat membutuhkan.

“Tenaga medis adalah salah satu kelompok yang paling rentan tertular virus, sehingga dengan perlindungan yang memadai, bisa dicegah,” tambahnya.

Sebelum menyambangi RSUD AW Syahranie, DPW PSI Kaltim lebih dulu menyambangi Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda. Sementara di Kota Balikpapan, rencananya akan diserahkan langsung ke tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan.

“Rencananya akan langsung kita serahkan ke Wali Kota Balikpapan agar nanti langsung diberikan ke tenaga medis yang benar-benar membutuhkan,” ujar Novita.

Humas RSUD AW Syahranie dr Arysia Andhina mengaku bersyukur masih banyak pihak yang peduli terhadap tenaga medis. Di tengah pandemi ini, dukungan moral bagi petugas yang siaga dalam menanggulangi Covid-19 sangat diperlukan.

“RSUD AW Syahranie mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian yang telah diberikan PSI. Semoga dengan adanya donasi ini bisa memberikan dukungan moral kepada tenaga kesehatan,” kata Aryisia.

Editor : Oktavianus

partai-solidaritas-indonesiapsi-kaltimcovid-19samarindakalimantan-timurcorona

Baca Juga