Misteri Tiga Jari dalam Toples di Samarinda, Polisi Masih Buru Identitas Pemilik
Penulis: Muhammad Riduan
Senin, 13 April 2026 | 48 views
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar saat menerangkan soal temuan 3 potongan jari manusia.(Presisi.co/Muhammad Riduan)
Samarinda, Presisi.co – Kepolisian Resor Kota Samarinda masih menyelidiki penemuan tiga potongan jari manusia di dalam sebuah toples di kawasan Jalan Rimbawan 1, Kecamatan Sungai Kunjang.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, mengatakan hingga saat ini identitas pemilik potongan jari tersebut belum berhasil diungkap.
“Setelah dicek menggunakan alat Inafis, identitas dari tiga jari ini belum muncul. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ungkapnya kepada Presisi.co, Senin 13 April 2026.
Ia menjelaskan, pihak kepolisian tengah melakukan langkah lanjutan dengan membersihkan dan mensterilkan potongan jari tersebut bekerja sama dengan RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda.
Jika hasil pemeriksaan belum menemukan titik terang, penyelidikan akan dilanjutkan dengan berkoordinasi bersama Laboratorium Forensik di Surabaya.
“Labfor di Surabaya akan membantu proses pencarian identitas pemilik tiga jari ini,” lanjutnya.
Berdasarkan pengamatan awal, potongan jari tersebut diduga merupakan jari tangan kiri milik seorang laki-laki. Namun, kepolisian belum dapat memastikan hal tersebut sebelum hasil pemeriksaan forensik keluar.
“Yang jelas itu jari manusia, terlihat dari struktur ruas-ruasnya. Dugaan sementara laki-laki, tapi belum bisa kami pastikan,” jelasnya.
Sejauh ini, polisi telah memeriksa tiga orang saksi, termasuk pihak yang pertama kali menemukan toples tersebut serta ketua RT setempat. Aparat juga telah melakukan sosialisasi kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa di wilayah sekitar.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya laporan warga yang kehilangan anggota tubuh atau orang hilang.
“Kami minta jika ada warga yang hilang atau mengalami kondisi serupa, segera dilaporkan ke pihak kepolisian,” tegasnya.
Sebelumnya, warga dikejutkan dengan penemuan sebuah toples berisi potongan jari manusia di area perkebunan di Jalan Rimbawan 1 pada Sabtu 11 April 2026 pagi. Hingga kini, polisi masih terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap asal-usul dan identitas pemilik potongan tubuh tersebut.