Jawaban Seno Aji saat Mahasiswa S2 Kelas Eksekutif di ITK Batal Terima Gratispol
Penulis: Akmal Fadhil
1 jam yang lalu | 0 views
Seno Aji, Wakil Gubernur Kaltim. (Presisi.co/Akmal)
Samarinda, Presisi.co - Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, merespons keluhan sejumlah mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Balikpapan terkait pembatalan kepesertaan program beasiswa Gratispol.
Keluhan mencuat setelah seorang mahasiswi S2 Kelas Eksekutif ITK, Ade Rahayu, mengaku kecewa karena status kepesertaannya dibatalkan.
Padahal sebelumnya, ia telah dinyatakan lolos sebagai penerima program Gratispol sejak September 2025.
Namun, pada Januari 2026, ia menerima surat resmi pembatalan dengan alasan kelas eksekutif tidak masuk dalam skema pembiayaan.
Seno Aji menjelaskan, berdasarkan Peraturan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 24 Tahun 2025, kelas eksekutif memang tidak tercantum sebagai kategori yang dibiayai program Gratispol.
Meski demikian, ia menilai perlu dilakukan klarifikasi lebih lanjut karena terdapat bukti percakapan yang menunjukkan informasi berbeda.
“Hal ini akan kami tindak lanjuti. Bisa jadi persoalan ini bersifat teknis, baik di internal ITK maupun di internal pengelola program Gratispol. Hari ini juga akan saya follow up,” tegas Seno Aji Selasa 20 Januari 2026.
Ia mengaku belum menerima laporan resmi terkait permasalahan tersebut, namun memastikan akan segera berkoordinasi dengan pihak ITK dan tim Gratispol untuk memastikan duduk perkara yang sebenarnya.
Menurut Seno, jika benar terdapat ketidaksinkronan informasi yang diterima mahasiswa, maka evaluasi akan dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
“Jika memang ada kekeliruan secara teknis atau komunikasi, tentu akan kita benahi. Program Gratispol harus berjalan dengan prinsip transparansi dan kepastian bagi penerimanya,” pungkasnya. (*)