Tolak Tawaran Kapolri Jadi Duta Polisi, Band Sukatani Akui Dapat Intimidasi Sejak Juli 2024
Penulis: Rafika
Minggu, 02 Maret 2025 | 317 views
Potret band Sukatani. (net)
Presisi.co - Band Sukatani menolak ajakan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mengajak mereka menjadi duta anti kritik Polri. Diketahui, band bergenre punk ini menjadi sorotan publik belakangan ini usai diduga mendapat intimidasi atas lagu mereka yang menyindir oknum kepolisian.
Kini, band asal Purbalingga, Jawa Tengah, itu akhirnya menjawab dugaan intimidasi dari kepolisian sebagaimana yang beredar dalam berbagai platform.
Melalui satu unggahan di Instagram pada Sabtu (1/3/2025), kekhawatiran publik benar-benar terjadi. Sukatani mengakui mendapat intimidasi dari kepolisian sejak Juli 2024.
"Hallo kawan-kawan, mau mengabarkan bahwa kami dalam keadaan baik namun masih dalam proses recovery pasca kejadian bertubi yang selama ini kami hadapi sejak Juli 2024 lalu," tulis Sukatani dikutip pada Minggu (2/3/2025).
Band yang kerap tampil dengan penutup wajah itu mengatakan terus menerima intimidasi dari polisi akibat lagu mereka yang berjudul 'Bayar Bayar Bayar.' Intimidasi itu membuat mereka menghadapi kerugian dalam banyak hal hingga berujung mengunggah video permintaan maaf terkait lagu tersebut.
"Tekanan dan intimidasi dari kepolisian terus kami dapatkan, hingga akhirnya video klarifikasi atas lagu yang berjudul ‘Bayar Bayar Bayar’ kami unggah melalui media sosial," jelas Sukatani.
Dalam unggahan yang sama, Sukatani menegaskan menolak tawaran menjadi duta polisi yang disampaikan Kapolri.
"Khususnya kepada Sukatani, tawaran menjadi Duta Polisi dari Kapolri, dengan itu kami menolak dengan tegas tawaran menjadi Duta Kepolisian tersebut," tegas Sukatani.
Keputusan Sukatani menolak tawaran duta polisi serta keberanian mereka mengungkapkan intimidasi yang dialami banjir dukungan dari publik.
"#kamibersamasukatani," tulis Voice of Baceprot.
"Penawaran menjadi duta polisi adalah sangat tidak berfaedah. Udah paling bener Sukatani dibiarkan terus berkarya dengan lirik-lirik kritisnya, ga perlu duta-dutaan ga penting," tambah warganet.
Warganet juga ramai mendoakan kesuksesan Sukatani ke depannya setelah mengalami intimidasi dari kepolisian.
"Doa baik menyertai perjuangan," ujar salah satu warganet.
"Panjang umur dan sehat selalu, perlawanan," warganet menambahkan.
"Tetap kuat, Sukatani," doa warganet di kolom komentar untuk Sukatani. (*)