search

Daerah

24 PesertaSamarindaInsenaratorPelatihan Operasional Mesin Insinerator

24 Peserta Pelatihan Operasional Mesin Insinerator di Samarinda

Penulis: Muhammad Riduan
10 jam yang lalu | 97 views
24 Peserta Pelatihan Operasional Mesin Insinerator di Samarinda
Suasana pelatihan teknis operasional mesin insinerator.(Presisi.co/Muhammad Riduan)

Samarinda, Presisi.co — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda menggelar pelatihan teknis operasional mesin insinerator bagi tenaga operator. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kecamatan Samarinda Ulu, Jalan Juanda, pada Jumat 9 Januari 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Samarinda, Suwarso mengatakan pelatihan ini difokuskan pada penguasaan teknis pengoperasian mesin, tata cara pemeliharaan, serta aspek keselamatan dan kesehatan kerja bagi para operator.

“Pelatihan ini mengarah pada teknis operasional, pemeliharaan, serta keselamatan kerja tenaga operator. Mengingat mesin ini bekerja pada suhu sangat tinggi, lebih dari 800 hingga 1.000 derajat Celsius, maka aspek keselamatan harus menjadi perhatian utama,” ucapnya kepada Presisi.co 

Selain menyiapkan sumber daya manusia, DLH Samarinda juga menyiapkan bahan-bahan pendukung untuk operasional mesin, seperti kayu dan kertas yang mudah terbakar sebagai pemicu pembakaran awal. Ia menambahkan, pelatihan ini akan terus berlanjut dengan pendampingan dari pihak vendor.

“Saya minta kepada vendor setelah pelatihan hari ini tetap dilakukan pendampingan. Ini peralatan baru, dan operator bekerja di lingkungan bersuhu tinggi, sehingga butuhkan pelatihan keselamatan kerja khusus serta penggunaan alat pelindung diri secara maksimal,” jelasnya.

Suwarso menyebutkan pelatihan dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, pelatihan diikuti oleh 24 peserta dari total 72 tenaga operator yang dibutuhkan. Kekurangan tenaga tersebut akan dipenuhi melalui rekrutmen lanjutan.

“Nanti akan kita buka kembali rekrutmen untuk sekitar 48 orang. Seleksinya cukup ketat karena pekerjaan ini membutuhkan kehati-hatian khusus. Pengetahuan dan keterampilan peserta harus benar-benar kuat,” katanya.

Untuk durasi pelatihan, Suwarso menjelaskan bahwa kegiatan bersifat fleksibel. Pada hari pertama peserta mendapatkan materi teori, kemudian langsung dilanjutkan praktik lapangan.

“Kalau di lapangan masih ada kendala dan pengoperasian belum maksimal, pelatihan bisa dilanjutkan hingga dua hari,” tambahnya.

Khusus untuk praktik lapangan, pelatihan teknis operasional mesin insinerator dilaksanakan di fasilitas Folder Air Hitam, Samarinda.(*)

Editor : Redaksi