Beseprah Erau Adat Kutai 2026 Simbol Kebersamaan Raja dan Rakyat Kutai
Penulis: Redaksi Presisi
Kamis, 24 September 2026 | 117 views
Suasana Beseprah Erau Adat Kutai 2026 di Halaman Keraton atau Museum Mulawarman Tenggarong, Rabu (24/9/2026). (Sumber: Kukarpaper.com)
Tenggarong, Presisi.co – Tradisi Beseprah menjadi salah satu puncak kemeriahan Erau Adat Kutai 2026 di Halaman Keraton atau Museum Mulawarman Tenggarong, Rabu (24/9/2026).
Beseprah merupakan tradisi makan bersama yang menggambarkan kebersamaan, kesetaraan, dan persatuan antara raja dengan rakyat. Tradisi ini turut dihadiri Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar, serta masyarakat.
Mengusung tema "Raja Menjamu Rakyatnya", Beseprah menjadi salah satu agenda Erau yang melibatkan masyarakat secara langsung dalam rangkaian pesta adat tahunan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
Hidangan yang disajikan berasal dari berbagai pihak, mulai dari masyarakat, organisasi kemasyarakatan, badan usaha milik daerah, hingga keluarga Kesultanan. Seluruh hidangan kemudian disajikan dan disantap bersama tanpa membedakan status sosial.
Tradisi tersebut sejalan dengan tema besar Erau Adat Kutai 2026, yakni "Manunggal Raja Bersama Rakyatnya".
Pelaksanaan Beseprah diawali dengan pemukulan kelentong berbahan bambu oleh Sultan Kutai Kartanegara. Setelah itu, peserta duduk bersila secara berjejer di atas tikar atau kain putih yang dibentangkan.
Hidangan khas Kutai disajikan di atas kain atau terpal yang membentang di sepanjang Jalan Diponegoro, kawasan Museum Mulawarman.
Beseprah menjadi bagian dari tradisi yang mempertahankan nilai kebersamaan dalam kehidupan masyarakat Kutai. Posisi duduk yang dibuat sama rendah menjadi simbol bahwa seluruh peserta dapat menikmati hidangan dalam suasana setara tanpa melihat jabatan maupun kedudukan.
Pada 2026, Beseprah juga disebut telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) Indonesia oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. (*)