search

Advetorial

DPRD SamarindaPasar PagiIswandi

DPRD Samarinda Dorong Pertemuan Rutin Pemkot dan Pedagang Pasar Pagi

Penulis: Presisi 1
Rabu, 02 September 2026 | 0 views
DPRD Samarinda Dorong Pertemuan Rutin Pemkot dan Pedagang Pasar Pagi
Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi. (Presisi.co)

Samarinda, Presisi.co — Berbagai persoalan yang masih muncul di Pasar Pagi Samarinda mendorong DPRD meminta Pemerintah Kota (Pemkot) dan pedagang memperkuat komunikasi.

Pertemuan rutin dinilai diperlukan agar persoalan di lapangan bisa dibahas bersama dan tidak berlarut.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, mengatakan persoalan yang terjadi selama ini banyak berkaitan dengan komunikasi antara pemerintah dan pedagang.

Namun, ia menyebut suasana dalam pembahasan terakhir sudah mulai mencair.

Kedua pihak dinilai tidak lagi sekadar memperdebatkan persoalan yang ada, tetapi mulai membicarakan langkah yang bisa dilakukan ke depan.

“Yang terpenting dari semua ini tadi, suasana sudah mencair. Karena selama ini masalahnya kan hanya komunikasi,” kata Iswandi usai RDP dengan pedagang Pasar Pagi di DPRD Samarinda, Selasa (1/9/2026).

Untuk menjaga komunikasi tersebut, Iswandi mendorong adanya pertemuan rutin antara Dinas Perdagangan dan perwakilan pedagang. Pertemuan itu didorong dilakukan setiap dua minggu.

“Termasuk menjadwalkan nanti dua minggu sekali kita pertemuan dengan kepala dinas perdagangan dan perwakilan pedagang supaya cair,” ujarnya.

Ia berharap pertemuan tersebut tidak hanya dilakukan sekali atau dua kali.

Menurutnya, komunikasi yang terus dibangun dapat membantu menyelesaikan persoalan Pasar Pagi secara bertahap.

“Saya yakin itu enggak mungkin satu-dua kali, bisa empat-lima kali, insyaallah clear ini permasalahan-permasalahan yang ada di Pasar Pagi,” kata legislator PDI Perjuangan ini.

Iswandi juga meminta pembahasan ke depan lebih diarahkan pada solusi.

Menurutnya, pemerintah dan pedagang perlu memiliki tujuan yang sama untuk mendorong aktivitas perdagangan di Pasar Pagi.

“Intinya, kita enggak usah bicara ke belakang, kita mau bicara ke depan, bagaimana Pasar Pagi ini bisa ramai, ekonomi bergerak, pedagang senyum, pembeli juga ramai,” tuturnya.

Ia menilai komunikasi rutin menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga hubungan antara pemerintah dan pedagang sekaligus membahas berbagai persoalan yang muncul di lapangan.

“Komunikasi aja rutin, intinya komunikasi agar bisa sama-sama nyaman,” pungkasnya. (*)