Borneo FC Bidik Kemenangan atas Persita, Fabio Lefundes Tak Mau Ubah Formula Tim
Penulis: Muhammad Riduan
Senin, 04 Mei 2026 | 32 views
Official training Borneo FC sebelum menghadapi Persita di Stadion Segiri pada Selasa, 5 Mei 2026, besok. (Presisi.co/Riduan)
Samarinda, Presisi.co – Borneo FC Samarinda terus mematangkan persiapan jelang menghadapi Persita Tangerang dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ke-31.
Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Segiri, Selasa 5 Mei 2026 pukul 20.00 WITA.
Menjelang laga, skuad Pesut Etam telah menjalani official training pada Senin 4 Mei 2026 sebagai bagian dari pemantapan strategi dan kesiapan tim.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menyebut timnya memiliki waktu persiapan yang cukup usai pertandingan sebelumnya. Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi permainan di tengah persaingan ketat papan atas klasemen.
“Pemain juga punya semangat yang bagus karena kita masih berada di posisi yang baik dan berjuang mencapai target di akhir musim,” ujar Fabio dalam konferensi pers.
Fabio memastikan tidak akan melakukan perubahan besar dalam pola permainan timnya. Menurutnya, formula yang selama ini diterapkan sudah terbukti mampu menjaga Borneo FC tetap bersaing dalam perebutan gelar juara.
“Kita sudah melakukan hal yang sama selama kurang lebih 30 pertandingan. Jadi tidak ada yang aneh-aneh, kita hanya perlu mempertahankan apa yang sudah berjalan dengan baik,” tegasnya.
Sementara itu, bek tengah Borneo FC Christophe Nduwarugira mengaku optimistis timnya mampu mengamankan hasil maksimal saat menjamu Persita.
Ia menilai waktu persiapan yang lebih panjang memberi kesempatan bagi tim untuk melakukan evaluasi dan pembenahan secara maksimal.
“Kali ini kita punya waktu cukup untuk memperbaiki hal-hal yang kurang. Semua pemain siap menghadapi Persita, apalagi ini salah satu dari empat laga final yang tersisa,” katanya.
Saat ini Borneo FC menempati posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 69 poin dan masih menjaga peluang dalam perburuan gelar juara musim ini.
Karena itu, laga melawan Persita dipandang sebagai pertandingan krusial untuk menjaga asa Pesut Etam tetap hidup hingga akhir kompetisi. (*)