search

Lifestyle

Teknologi Pencitraan IntrakoronerCek Kesehatan JantungPJNHKRSJPD Harapan Kita

Teknologi Pencitraan Intrakoroner, Cara Modern “Mengintip” Kesehatan Jantung dari Dalam

Penulis: Siaran Pers
Kamis, 30 April 2026 | 27 views
Teknologi Pencitraan Intrakoroner, Cara Modern “Mengintip” Kesehatan Jantung dari Dalam
Ilustrasi. (Sumber: Istimewa)

Jakarta, Presisi.co – Perkembangan teknologi medis terus menghadirkan inovasi dalam diagnosis dan penanganan penyakit jantung. Salah satu teknologi terkini yang semakin banyak digunakan adalah pencitraan intrakoroner, yaitu metode untuk melihat kondisi pembuluh darah jantung secara langsung dari dalam.

Dokter spesialis jantung dari RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita menyebutkan bahwa teknologi ini menjadi terobosan penting  dalam meningkatkan akurasi diagnosis penyakit jantung.

Menurut dr. Hana Soraya, Sp.JP, pencitraan intrakoroner memungkinkan dokter untuk melihat kondisi arteri koroner secara lebih detail dibandingkan metode pencitraan konvensional.

“Pencitraan intrakoroner memungkinkan visualisasi langsung dari dalam arteri koroner, sehingga membantu dokter mendeteksi penyumbatan atau plak dengan lebih akurat,” jelasnya.

Teknologi untuk Diagnosis Lebih Akurat

Pencitraan intrakoroner merupakan teknik yang digunakan untuk memvisualisasikan arteri koroner, yaitu pembuluh darah yang menyuplai darah ke otot jantung. Metode ini biasanya dilakukan bersamaan dengan prosedur angiografi koroner.

Terdapat beberapa jenis pencitraan intrakoroner yang umum digunakan, antara lain:

(IVUS), yang menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambaran struktur dinding arteri secara real-time
Optical Coherence Tomography (OCT), yang menggunakan cahaya untuk menghasilkan gambar dengan resolusi tinggi dan mampu mendeteksi plak berisiko

Manfaat dalam Penanganan Penyakit Jantung

Teknologi ini memberikan berbagai manfaat penting dalam dunia kardiologi, di antaranya:

  • Membantu diagnosis yang lebih cepat dan akurat
  • Menjadi panduan dalam menentukan terapi, seperti pemasangan stent, angioplasti, atau operasi
  • Memantau kondisi pasien setelah tindakan
  • Mendukung penelitian dan pengembangan terapi jantung

“Dengan informasi yang lebih detail, dokter dapat menentukan tindakan yang paling tepat sesuai kondisi pasien,” tambah dr. Hana.

Prosedur Aman dan Minim Risiko

Prosedur pencitraan intrakoroner dilakukan dengan memasukkan kateter melalui pembuluh darah, biasanya dari pergelangan tangan atau pangkal paha. Setelah itu, alat pencitraan digunakan untuk mengambil gambar dari dalam arteri koroner.

Pasien umumnya dapat pulang pada hari yang sama setelah prosedur, meskipun mungkin merasakan sedikit ketidaknyamanan pada area pemasangan kateter.

Langkah Penting untuk Kesehatan Jantung

Pencitraan intrakoroner menjadi salah satu alat penting dalam upaya deteksi dini dan penanganan penyakit jantung secara tepat.

“Jika terdapat gejala atau kekhawatiran terkait kesehatan jantung, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis untuk mendapatkan pemeriksaan yang sesuai,” tutup dr. Hana. (*)