Anak Juga Bisa Mengalami Penyakit Jantung, Kenali Gejalanya Sejak Dini
Penulis: Siaran Pers
Kamis, 30 April 2026 | 25 views
Arsip RSJPD Harapan Kita.
Jakarta, Presisi.co – Penyakit jantung tidak hanya menyerang orang dewasa. Faktanya, anak-anak bahkan bayi yang baru lahir pun dapat mengalami gangguan jantung, terutama yang dikenal sebagai penyakit jantung bawaan.
Dokter spesialis dari RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita menegaskan bahwa kondisi ini perlu mendapat perhatian serius dari orang tua karena sering kali tidak disadari sejak awal.
Menurut dr. Pribadi Wiranda Busro, Sp.BTKV(K), penyakit jantung pada anak umumnya sudah terjadi sejak dalam kandungan.
“Penyakit jantung pada anak bisa terjadi bahkan sejak bayi lahir. Umumnya merupakan penyakit jantung bawaan yang disebabkan oleh kelainan struktur atau anatomi jantung,” jelasnya.
Kenali Gejala Sejak Dini
Penyakit jantung bawaan secara umum terbagi menjadi dua kelompok, yaitu penyakit jantung bawaan biru dan tidak biru.
Pada penyakit jantung biru, gejala yang paling mudah dikenali adalah perubahan warna menjadi kebiruan pada bibir dan ujung jari. Sementara itu, pada penyakit jantung tidak biru, anak biasanya menunjukkan gejala seperti mudah sesak napas, sering mengalami infeksi saluran pernapasan, serta berat badan yang sulit bertambah.
“Pada bayi, gejala juga bisa terlihat dari kesulitan saat menyusu atau minum ASI,” tambah dr. Pribadi.
Pentingnya Deteksi dan Pemeriksaan Lanjutan
Orang tua diimbau untuk segera memeriksakan anak jika menemukan tanda-tanda mencurigakan. Pemeriksaan awal dapat dilakukan oleh dokter umum atau dokter anak, yang kemudian dapat dirujuk ke dokter spesialis jantung.
Untuk memastikan diagnosis, beberapa pemeriksaan lanjutan yang dapat dilakukan antara lain ekokardiografi, CT scan, MRI, hingga kateterisasi jantung.
Sebagian Besar Bisa Diobati
Kabar baiknya, sebagian besar penyakit jantung bawaan pada anak dapat ditangani dengan baik, bahkan memiliki peluang sembuh yang tinggi jika dilakukan pada waktu yang tepat.
“Hampir semua penyakit jantung bawaan dapat diobati secara optimal, asalkan ditangani dalam waktu yang ideal,” ujar dr. Pribadi.
Penanganan umumnya dilakukan melalui tindakan pembedahan untuk memperbaiki struktur jantung. Namun, pada beberapa kasus tertentu, dapat dilakukan tindakan non-bedah melalui intervensi kateterisasi.
Jangan Tunda Penanganan
Penanganan yang tepat waktu menjadi kunci utama agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara normal.
“Jangan ragu dan jangan terlambat melakukan tindakan. Dengan penanganan yang tepat, anak dengan penyakit jantung dapat hidup normal seperti anak lainnya,” tutupnya. (*)