search

Berita

VaksinasiJemaah Haji KaltimIbadah Haji 2026Dinkes Kaltim

Dinkes Kaltim Tuntaskan Vaksinasi Jemaah Haji

Penulis: Akmal Fadhil
Jumat, 10 April 2026 | 42 views
Dinkes Kaltim Tuntaskan Vaksinasi Jemaah Haji
Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin. (Presisi.co/Akmal)

Samarinda, Presisi.co - Dinas Kesehatan Kalimantan Timur memastikan seluruh calon jemaah haji yang berangkat melalui Embarkasi Balikpapan telah memenuhi kewajiban vaksinasi sebelum menuju Tanah Suci. 

Tahapan ini menjadi syarat mutlak dalam rangkaian persiapan kesehatan jemaah.

Aspek kesehatan menjadi perhatian utama pemerintah, mengingat pelaksanaan ibadah haji menuntut kondisi fisik prima, terutama karena paparan suhu tinggi di Arab Saudi. 

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, menyebut Embarkasi Balikpapan tidak hanya melayani jemaah asal Kaltim, tetapi juga dari Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara.

Ia menjelaskan, seluruh proses vaksinasi telah diselesaikan. Saat ini, para calon jemaah tengah menjalani pembinaan sambil menunggu kepastian jadwal keberangkatan dari pemerintah pusat.

“Vaksinasi sudah selesai. Sekarang mereka mengikuti pembinaan sambil menunggu informasi lanjutan, karena kondisi di Timur Tengah juga masih dipengaruhi situasi keamanan,” kata Jaya, Kamis 9 April 2026.

Pihaknya berharap kondisi di kawasan tersebut segera kondusif agar pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar dan aman bagi seluruh jemaah.

Dari sisi kesiapan kesehatan, tercatat sebanyak 3.535 calon jemaah telah menjalani pemeriksaan menyeluruh. 

Hasilnya, 3.471 orang dinyatakan memenuhi syarat istithaah atau layak secara fisik, sementara 23 lainnya belum memenuhi kriteria.

Istithaah merupakan indikator penting yang menentukan kemampuan jemaah dalam menjalani rangkaian ibadah haji yang membutuhkan ketahanan fisik tinggi. 

Penilaian ini juga menjadi dasar sebelum pelunasan biaya perjalanan haji.

Jaya menegaskan, standar kesehatan tersebut menjadi semakin krusial karena musim haji tahun ini berlangsung saat musim panas di Arab Saudi.

“Dengan kondisi cuaca panas, jemaah harus benar-benar dalam keadaan fit dan memenuhi syarat istithaah,” ujarnya.

Selain itu, ketersediaan vaksin juga dipastikan aman. Koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat guna menjamin kelancaran layanan kesehatan.

Dinas kesehatan kabupaten/kota turut berperan aktif dalam pelaksanaan vaksinasi di wilayah masing-masing.

Untuk kebutuhan haji reguler, stok vaksin yang tersedia meliputi 3.326 vial meningitis, 640 vial polio, serta 610 vial Covid-19 bagi jemaah yang belum pernah divaksin.

Menurut Jaya, jumlah tersebut dinilai mencukupi karena satu vial dapat digunakan untuk beberapa orang sekaligus.

“Stok yang ada lebih dari cukup untuk seluruh jemaah yang berangkat melalui embarkasi,” pungkasnya. (*)

Editor: Redaksi