Aksi Tak Biasa Damkar Samarinda Tangani Pria Kesurupan di Posko Samarinda Seberang
Penulis: Muhammad Riduan
1 jam yang lalu | 0 views
Tangkapan layar petugas Damkar Posko 5 Samarinda Seberang saat menanganu orang kesurupan.(HO/Disdamkarmat Samarinda)
Samarinda, Presisi.co - Aksi tak biasa dilakukan petugas pemadam kebakaran di Samarinda saat menangani seorang pria yang diduga mengalami kesurupan pada momen perayaan hari kedua Idulfitri 1447 Hijriah.
Peristiwa tersebut terjadi di Posko V Samarinda Seberang dan menjadi viral setelah diunggah melalui media sosial Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda.
Personel Damkar Posko V Samarinda Seberang, Novan mengatakan kejadian teraebut terjadi saat pergantian sif petugas pada pagi hari Minggu 22 Maret 2026 sekitar pukul 08.00 WITA.
Saat itu, Regu 1 yang selesai bertugas bersiap pulang dan digantikan oleh Regu 2.
“Bapak ini memang sering lewat di depan posko. Kami juga tidak terlalu tahu aktivitasnya apa. Biasanya hanya lewat atau sesekali mampir,” kata Novan kepada Presisi.co pada Senin, 23 Maret 2026.
Menurutnya, pria tersebut sempat datang pada hari pertama Lebaran hanya untuk bersilaturahmi. Petugas sempat menawarkan makanan, namun yang bersangkutan menolak dan memilih melanjutkan perjalanan.
Namun pada pagi hari berikutnya atau hari kedua Lebaran, pria tersebut kembali datang ke posko dan meminta bantuan kepada petugas.
“Ia datang dan bilang minta tolong karena merasa seperti kesurupan,” ujarnya.
Tak lama kemudian, pria tersebut menunjukkan perilaku tidak biasa seperti berteriak dan menggerakkan tangan secara tidak terkendali hingga membuat petugas dan relawan yang berada di posko sempat kebingungan.
Karena bukan merupakan tugas utama pemadam kebakaran, petugas hanya mencoba membantu dengan cara sederhana, yakni menenangkan korban sambil membacakan doa.
Petugas juga memberikan air minum yang sebelumnya dibacakan doa, lalu meminta pria tersebut mencuci muka dan meminumnya sambil terus diajak berbicara agar tetap tenang.
Proses penanganan tersebut berlangsung sekitar satu setengah jam hingga akhirnya kondisi pria itu kembali normal sekitar pukul 09.30 WITA.
“Syukur alhamdulillah setelah ditenangkan dan didoakan, kondisinya kembali normal dan dia bisa beraktivitas seperti biasa,” ucapnya.
Ia juga menceritakan momen unik saat proses penanganan berlangsung. Ketika petugas meminta pria tersebut "Beristigfar", yang bersangkutan mengaku beragama Kristen.
“Dia bilang, ‘Maaf Pak, saya Kristen’. Kami sempat bingung juga, tapi tetap berusaha membantu dengan doa yang kami bisa,” ujarnya sembari tertawa.
Menurut Novan, pria tersebut memang dikenal sering datang ke posko hanya untuk meminta air minum. Informasi dari relawan menyebutkan bahwa pria itu pernah bekerja sebagai juru parkir di sekitar kawasan tersebut.
Ia juga menegaskan kejadian tersebut merupakan pengalaman pertama bagi petugas Damkar setempat.
“Ini baru pertama kali kami menangani kejadian seperti ini. Teman-teman juga sempat bingung karena bukan bagian dari tugas damkar,” katanya.
Meski demikian, ia menegaskan peristiwa tersebut bukan rekayasa atau konten semata, melainkan kejadian nyata yang terjadi di posko saat itu. (*)