Penulis: Umar Daud Muhammad
TENGGARONG, Presisi.co — Kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah hukum Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Dua orang pengendara sepeda motor dilaporkan tewas di lokasi kejadian setelah terlibat tabrakan "adu banteng" di Jalan Yos Sudarso, Dusun Pongkor, Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, pada Jumat, 20 Februari 2026 dini hari.
Insiden berdarah yang terjadi sekitar pukul 01.10 WITA tersebut melibatkan sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai Bob Junior Gemmy dan Yamaha Mio J tanpa plat nomor yang dikendarai Rehan Nur Hisan.
Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, menjelaskan bahwa peristiwa tragis ini bermula saat pengendara Honda Scoopy melaju dari arah Loa Kulu menuju Tenggarong. Setibanya di lokasi kejadian (TKP), korban mencoba mendahului kendaraan lain di depannya.
“Korban berupaya mendahului sepeda motor Honda Beat dengan mengambil jalur kanan. Namun pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Yamaha Mio J yang dikendarai Rehan Nur Hisan,” ujar AKP Hari Supranoto, Jumat, 20 Februari 2026.
Lantaran jarak yang sudah terlalu dekat, kedua pengendara tidak sempat melakukan pengereman. Polisi menduga kedua kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan relatif tinggi di tengah kondisi jalan yang dini hari.
“Tabrakan depan dengan depan (adu banteng) tidak dapat dihindari. Benturan keras menyebabkan kedua pengendara mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian,” tegasnya.
Pasca-kejadian, petugas kepolisian segera melakukan evakuasi terhadap kedua jenazah. Jasad Bob Junior Gemmy langsung dilarikan ke RSUD AM Parikesit Tenggarong untuk penanganan medis. Sementara itu, jenazah Rehan Nur Hisan langsung dibawa pihak keluarga ke rumah duka.
Selain merenggut dua nyawa, kecelakaan ini juga mengakibatkan kerugian material yang signifikan. Kedua motor tersebut mengalami kerusakan parah hingga 80 persen dengan estimasi kerugian mencapai Rp10 juta.
Pihak Kepolisian Sektor Loa Kulu kembali memberikan imbauan keras kepada masyarakat agar senantiasa waspada saat berkendara, terutama pada dini hari ketika visibilitas dan konsentrasi cenderung menurun.
“Kami imbau pengendara selalu berhati-hati, terutama saat hendak mendahului kendaraan lain. Pastikan kondisi jalan benar-benar aman sebelum mengambil jalur berlawanan,” pungkas AKP Hari.



