Comeback di Lampung, Borneo FC Tekuk Bhayangkara 2-1 dan Tempel Ketat Puncak Klasemen
Penulis: Muhammad Riduan
1 jam yang lalu | 0 views
Henry dan Cleyton Santos saat beradu bola di udara (HO/Borneo FC)
Lampung, Presisi.co — Borneo FC Samarinda menunjukkan mental baja saat bertandang ke Stadion Sumpah Pemuda, Sabtu 7 Februari 2026 sore. Sempat tertinggal lebih dulu, Pesut Etam bangkit di babak kedua untuk membalikkan keadaan dan menaklukkan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 2-1.
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin. Tambahan angka membawa Borneo FC tetap kokoh di posisi kedua klasemen dengan 46 poin, hanya terpaut satu poin dari Persib Bandung di puncak.
Laga sempat berjalan tak ideal bagi tim tamu. Pada babak pertama, Bhayangkara mencuri keunggulan lewat sepakan Jean Marie Privat Mbarga di penghujung injury time yang berbelok arah setelah mengenai Komang Teguh dan mengecoh kiper Nadeo Argawinata.
Gol itu membuat Borneo FC masuk ruang ganti dalam posisi tertinggal.
Namun selepas jeda, wajah permainan Pesut Etam berubah total.
Tim asuhan Fabio Lefundes langsung menekan. Peluang demi peluang diciptakan, termasuk sepakan Mariano Peralta yang memaksa kiper Muchamad Aqil Savik bekerja keras.
Tekanan akhirnya berbuah pada menit ke-50. Berawal dari tendangan bebas Caxambu, Komang Teguh Trisnanda menanduk bola dengan sempurna. Skor imbang 1-1, momentum berbalik ke kubu Borneo.
Permainan makin terbuka. Borneo tampil lebih percaya diri, sementara Bhayangkara dipaksa bertahan.
Gol kemenangan datang pada menit ke-77. Kaio Nunes mengirim umpan matang ke kotak penalti, disambut Ikhsanul Zikrak dengan penyelesaian tenang. Bola bersarang di gawang, membawa Pesut Etam berbalik unggul 2-1.
Sisa waktu pertandingan dimanfaatkan Borneo untuk menjaga tempo. Bhayangkara mencoba menekan di menit akhir, namun lini belakang Pesut Etam tetap disiplin hingga peluit panjang dibunyikan.
Comeback ini menegaskan konsistensi Borneo FC di papan atas. Dalam dua laga terakhir, mereka tak hanya menang, tapi juga menunjukkan karakter bangkit saat tertinggal.
Jika tren ini berlanjut, Pesut Etam kian layak diperhitungkan sebagai penantang serius gelar musim ini. (*)