search

Berita

Jembatan Achmad AminsJembatan MahkotaDishub SamarindaPencuri Kabel

Dishub Samarinda Cari Pencuri Kabel di Jembatan Achmad Amins

Penulis: Muhammad Riduan
1 jam yang lalu | 0 views
Dishub Samarinda Cari Pencuri Kabel di Jembatan Achmad Amins
Jembatan Achmad Amins.(Istimewa/dok. SIgnify)

Samarinda, Presisi.co — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda merespons serius dugaan pencurian kabel di Jembatan Achmad Amins atau sebelumnya dikenal Jembatan Mahkota II yang belakangan viral di media sosial.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Samarinda, Ayatullah Khumaini mengatakan pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Aparat kepolisian juga telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi. 

“Ini sudah kami laporkan dan ditindaklanjuti oleh kepolisian. Harapannya bisa segera terungkap, karena dampaknya tidak hanya di satu titik saja,” ungkapnya, Selasa 3 Februari 2026.

Menurutnya, kerugian akibat pencurian kabel di Jembatan Achmad Amins tergolong cukup besar. Untuk kabel lampu sorot saja, estimasi biaya perbaikan fisik mencapai sekitar Rp300 juta. Nilai tersebut belum termasuk biaya pemeliharaan serta pekerjaan teknis pendukung lainnya.

Selain itu, kabel Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) juga dilaporkan hilang. Total panjang kabel LPJU yang dicuri mencapai sekitar 2,8 kilometer, mengingat pemasangannya berada di sisi kanan dan kiri jembatan dengan panjang bentang sekitar 1.400 meter.

“Ada dua jenis kabel yang terdampak, yakni kabel lampu sorot dan LPJU. Nominal kerugiannya memang tidak kecil,” jelasnya.

Pihaknya menilai, sistem pengawasan yang ada saat ini masih memiliki keterbatasan. Kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di kawasan jembatan selama ini lebih difokuskan untuk memantau arus lalu lintas, bukan area luar pagar jembatan tempat kabel dan aset vital berada.

Sebagai langkah antisipasi, Dishub akan berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Samarinda untuk mengevaluasi kebutuhan penambahan CCTV sekaligus penyesuaian arah kamera agar mencakup area rawan pencurian.

“Kami mengusulkan agar CCTV bisa diarahkan ke sisi luar jembatan. Di area tersebut terdapat banyak aset penting, bukan hanya milik Dishub, tetapi juga milik OPD lain,” ungkapnya.

Selain pemasangan kamera pengawas tambahan, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda juga mempertimbangkan penempatan pos jaga serta petugas pengamanan di sejumlah jembatan yang dinilai rawan, guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari. (*)

Editor: Redaksi