search

Daerah

DPRD SamarindaPembangunan InsineratorDeni Hakim AnwarTempat Pembuangan AkhirLokasi TPA di Samarinda

DPRD Samarinda Dukung Pembangunan Insinerator, Pastikan Pengelolaan Sampah Berjalan Optimal

Penulis: Muhammad Riduan
Kamis, 09 Oktober 2025 | 478 views
DPRD Samarinda Dukung Pembangunan Insinerator, Pastikan Pengelolaan Sampah Berjalan Optimal
Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Presisi.co/Muhammad Riduan)

Samarinda, Presisi.co – Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar memastikan pembangunan 10 unit insinerator di Kota Samarinda berjalan sesuai regulasi dan dapat berfungsi secara optimal dalam mengurangi volume sampah di kota ini.

Deni karibnya, mengatakan pihaknya ingin memastikan seluruh aspek pembangunan fasilitas pengolah sampah tersebut benar-benar matang, mulai dari regulasi, teknis pelaksanaan, hingga efisiensi pengelolaan.

“Kita ingin memastikan bahwa pembangunan insinerator ini betul-betul optimal dan komplit dari semua lini. Landasan regulasinya harus jelas,” ucapnya kepada Presisi.co pada Rabu 8 Oktober 2025.

Politikus Gerindra tersebut, juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah sebelum masuk ke mesin insinerator agar proses pembakaran berjalan efektif.

“Kami berharap sampah yang dimasukkan ke mesin insinerator itu sudah dipilih dan dipilah, khususnya sampah organik yang kering dan tidak basah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Deni menjelaskan bahwa dari 10 kecamatan di Samarinda, tidak semua akan dibangun insinerator karena beberapa wilayah berada dekat dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Ada empat kecamatan yang tidak dibangun insinerator, yaitu Samarinda Kota, Samarinda Ilir, Sungai Pinang, dan Sambutan. Sementara enam kecamatan lainnya akan dibangun dua unit di beberapa titik,” terangnya.

Hingga kini, progres pembangunan fasilitas tersebut telah mencapai 80 persen. Deni menambahkan, ketika sudah siap dan rekomendasi dari Kementerian Lingkungan Hidup, maka segera beroperasi untuk membantu pengurangan sampah di Samarinda.

“Kalau tidak salah, mesin ini dalam waktu delapan jam bisa mengolah sekitar 10 ton sampah. Jadi jika beroperasi penuh, bisa mengurangi hingga 100 ton per hari. Ini akan sangat membantu karena produksi sampah kita sekarang sekitar 600 ton per hari,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah sebagai langkah awal mendukung pengelolaan sampah yang lebih efektif.

“Ayo dari sekarang kita biasakan memilah sampah dari rumah agar memudahkan petugas dan mendukung kinerja mesin insinerator nantinya,” imbuhnya.

Sebagai informasi, pembangunan insinerator dilakukan di enam kecamatan, yaitu Samarinda Ulu (dua unit), Sungai Kunjang (dua unit), Samarinda Utara (dua unit), Loa Janan Ilir (satu unit), Palaran (dua unit), dan Samarinda Seberang (satu unit). (*)

Editor: Redaksi

Live Draw Taiwan Live Draw Cambodia Live Draw China Live Draw Japan Live Draw Taiwan Hari Ini Hasil Live Draw Japan Terbaru Live Draw China Update Tercepat Data Live Draw Cambodia Lengkap Live Draw Togel Kamboja pantau live draw Japan hari ini cek live draw China terbaru cek hasil live draw Cambodia terbaru pantau live draw Taiwan hari ini togel taiwan live draw togel kamboja togel japan togel taiwan Live Draw Togel China kudbanjarnegara kudbatang kudblora kudboyolali kudcilacap kuddemak kudjepara kudkabbanjarnegara kudkabbanyumas kudkabbatang kudkabboyolali kudkabdemak kudkabgrobogan kudkabjepara kudkabkaranganyar kudkabkebumen kudkabkendal kudkabklaten kudkabmagelang kudkabpati kudkabpekalongan kudkabpemalang kudkabpurbalingga kudkabpurworejo kudkabrembang kudkabsemarang kudkabsragen kudkabtegal kudkabtemanggung kudkabwonogiri kudkabwonosobo kudkaranganyar kudkebumen kudkendal kudklaten kudkotamagelang kudkotapekalongan kudkotasalatiga kudkotasurakarta kudkotategal kudmungkid kudpati kudpemalang kudpurbalingga kudpurwodadi kudpurwokerto kudpurworejo kudrembang kudslawi kudsragen kudsukoharjo kudsumbermakmur kudtemanggung kudungaran kudwonogiri