Banjir di Berau, Apa yang Sudah Dilakukan Pemprov Kaltim?
Penulis: Akmal Fadhil
Selasa, 01 April 2025 | 93 views
Foto udara yang memperlihatkan kondisi banjir di Berau, Kalimantan Timur. (Istimewa)
Samarinda, Presisi.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menyalurkan bantuan logistik kepada korban banjir di Kabupaten Berau. Bantuan ini berupa kebutuhan pangan, pakaian, serta perlengkapan darurat yang didistribusikan ke empat kecamatan terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kaltim, Agustianur, mengungkapkan bahwa bantuan yang telah dikirim mencakup selimut, kasur lipat, tenda pengungsi, serta 400 paket bahan makanan dari Dinas Sosial Kaltim. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir.
“Kami sudah mengirimkan berbagai kebutuhan pokok bagi warga yang terdampak. Selain itu, kami terus berkoordinasi dengan BPBD Berau untuk memantau perkembangan situasi dan kebutuhan di lapangan,” ujar Agustianur pada Senin, 31 Maret 2025.
Sejak banjir melanda Berau enam hari lalu, BPBD Kaltim terus memantau kondisi dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk memastikan penanganan bencana berjalan efektif. Agustianur menambahkan bahwa jika status bencana ditetapkan menjadi darurat, pihaknya siap berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk langkah lebih lanjut.
“Jika status darurat ditetapkan, kami akan segera berkoordinasi dengan BNPB guna memastikan langkah penanganan yang lebih luas,” jelasnya.
Selain menyalurkan bantuan, BPBD Kaltim juga meningkatkan kesiagaan menghadapi potensi bencana lain yang dapat terjadi selama arus mudik dan perayaan Idulfitri.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama dalam menghadapi kemungkinan bencana selama musim hujan ini,” tambah Agustianur.
Adapun desa-desa yang terdampak banjir meliputi Kecamatan Teluk Bayur (Tumbit Melayu dan Labanan Makarti), Kecamatan Sambaliung (Inaran, Bena Baru, Tumbit Dayak, Long Lanuk, Pegat Bukur), Kecamatan Kelay (Merasa), dan Kecamatan Segah (Bukit Makmur). Beberapa lokasi seperti Merasa dan Tumbit Dayak mengalami dampak banjir yang cukup parah.
Pemerintah daerah terus berupaya memaksimalkan bantuan dan mitigasi bencana agar masyarakat dapat segera pulih dari dampak banjir ini. (*)