search

Advetorial

DPRD SamarindaFaktor StuntingPernikahan DiniGizi Ibu Hamil

Kemiskinan dan Stunting jadi Sorotan DPRD Samarinda

Penulis: Redaksi Presisi
Rabu, 06 Maret 2024 | 328 views
Kemiskinan dan Stunting jadi Sorotan DPRD Samarinda
Anggota DPRD Samarinda, Sani Bin Husain. (Ist)

Samarinda, Presisi.co - Permasalahan kemiskinan dinilai jadi salah satu faktor yang menyebabkan peningkatan prevalensi stunting. Oleh karena itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sani Bin Husain mendorong semua pihak untuk bersama-sama mencegah dan mengurangi persoalan stunting ini.

Sani Bin Husain menyebutkan, sangat menyayangkan masih adanya anak stunting di Kota Samarinda ini. Terlebih pada saat Rapat Paripurna, penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Samarinda cukup fantastis.

“Untuk apa APBD tinggi, kalau anak-anak kurang gizi, tidak berguna itu berarti, kata Sani, belum lama ini.

Menurutnya, pengentasan stunting tidak hanya sekedar memberi makan dengan telur dan nasi saja. Sebab, stunting ini banyak faktornya.

“Tidak sesederhana itu masalahnya, stunting itu banyak faktornya. Pertama adalah pernikahan dini, yang kedua giri saat ibu mengandung, ketiga kondisi ekonomi rumah tangga,” ungkapnya.

Salah satu contoh dalam keluarga, sang ayah yang tidak bekerja, sehingga kesulitan ekonomi yang mengharuskan ibu yang tengah mengandung hingga melahirkan sering mengkonsumsi mie instan.

“Baru yang keempat adalah edukasi kepada remaja putri dengan penambahan tablet penambah darah dan sebagainya. Jadi stunting itu urusan simultan,” jelasnya.

Politikus PKS Samarinda itu juga menjelaskan jika stunting ini banyak faktornya, mulai dari social dan Kesehatan. Komando utamanya adalah wali kota dan bupati. (*)

Penulis: Redaksi