search

Advetorial

DPRD Kaltim

Dukungan Positif Dewan, Sebut Galeri UMKM Kaltim Sebagai Sentral Pengembangan Usaha Mikro

Penulis: Redaksi Presisi
Kamis, 29 Juni 2023 | 94 views
Dukungan Positif Dewan, Sebut Galeri UMKM Kaltim Sebagai Sentral Pengembangan Usaha Mikro
Galeri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah yang diharapkan sebgai sentral pengembangan usaha rakyat. (istimewa)

Samarinda, Presisi.co – Galeri Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) telah dianggap sebagai tonggak penting dalam mendukung pengembangan serta pemberdayaan usaha mikro dan kecil di Kalimantan Timur. Pernyataan ini datang dari Sapto Setyo Pramono, seorang Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur.

Menurut Sapto Setyo Pramono, Galeri UMKM yang berlokasi di Jalan Marsma R. Iswahyudi, Kelurahan Sepinggan Raya, Kecamatan Balikpapan Selatan, memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan UMKM di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.

“Galeri UMKM tidak hanya dapat menjadi tempat untuk memamerkan dan mempromosikan produk-produk UMKM di Kaltim, tetapi juga bisa berperan sebagai wadah untuk mendorong pelaksanaan program-program yang bertujuan memajukan usaha rakyat,” paparnya.

Lebih lanjut, Sapto Setyo Pramono menjelaskan bahwa Galeri UMKM diharapkan mampu memperkenalkan serta mempromosikan produk-produk yang dihasilkan oleh pelaku UMKM di Kalimantan Timur. Keberadaan galeri ini akan menjadi pelengkap penting dalam ekosistem pengembangan usaha mikro dan kecil.
Namun, dalam konteks ini, Sapto Setyo Pramono menggarisbawahi bahwa perkembangan sektor UMKM tidak akan maksimal jika peran Pemerintah Provinsi Kaltim tidak cukup signifikan dalam mendukungnya.

“Kita bisa memulai dengan langkah sederhana seperti melakukan pemetaan terhadap berbagai UMKM sebagai langkah awal. Misalnya, UMKM yang berfokus pada produksi kerupuk bisa dihubungkan dengan UMKM lain yang menjual bakso. Ini adalah upaya untuk menciptakan integrasi yang saling menguntungkan,” ujarnya.

Tak hanya itu, upaya penting lainnya adalah mendaftarkan hak kekayaan intelektual atas produk-produk UMKM. Langkah ini memiliki arti perlindungan penting terhadap karya-karya yang dihasilkan.

“Paten atau perlindungan hukum atas produk UMKM sangatlah penting. Ini dapat mencegah klaim dari pihak lain yang berpotensi merugikan karya yang telah kita hasilkan,” tandasnya.

Sapto Setyo Pramono juga menyoroti potensi besar yang dimiliki oleh UMKM dalam menciptakan produk-produk khas daerah, seperti batik khas Kalimantan Timur dan kain khas Kota Samarinda. Dalam pandangannya, hal ini merupakan salah satu pilar utama dalam mengembangkan dan memajukan sektor UMKM.

Dengan langkah-langkah yang konkrit dan dorongan semangat dari para pemangku kepentingan, Galeri UMKM Kaltim dipandang sebagai sentral pengembangan yang akan membawa perubahan positif dalam pemberdayaan usaha mikro dan kecil, serta memberikan kontribusi berarti bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
(*)