search

Daerah

isran noorekonomi syariahMa'Ruf AminBerita Kaltim Terbaru

Di Hadapan Wapres Ma'ruf Amin, Isran Noor Ingin Ekonomi Syariah Menarik Minat Investor ke Kaltim

Penulis: Rafika
Jumat, 04 Agustus 2023 | 1.378 views
Di Hadapan Wapres Ma'ruf Amin, Isran Noor Ingin Ekonomi Syariah Menarik Minat Investor ke Kaltim
Isran Noor paparkan kondisi Ekonomi Syariah di Kaltim kepada Wapres Ma'ruf Amin. (Sumber: Istimewa)

Samarinda, Presisi.co - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor, uraikan kondisi Ekonomi Syariah terkini di Bumi Etam. Menurutnya, situasi Ekonomi Syariah di Kaltim telah menujukkan tren yang menggembirakan.

Dikatakan oleh Isran Noor, pembangunan Ekonomi Syariah yang stabil ini sejalan dengan harmonisnya kehidupan beragama yang tercipta di lingkungan masyarakat Kaltim.

"Kegiatan perekonomian berjalan baik ditandai dengan naiknya pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat, seiring kondisi Kaltim yang tetap kondusif serta kehidupan keagamaan yang harmonis," jelas Isran Noor, Jumat (4/8/2023).

Lebih lanjut, kata Isran Noor, Kaltim terus aktif dalam upayanya untuk mengembangkan Ekonomi Syariah dengan melakukan persiapan infrastruktur yang matang dan mendapatkan dukungan kebijakan dari pemerintah daerah.

Salah satu tindakan awal yang diambil adalah pembentukan Komite Daerah Ekonomi Syariah (KDEKS) yang hari ini diresmikan oleh Wakil Presiden RI, K.H. Ma'ruf Amin.

Tentunya, KDEKS memiliki tujuan utama untuk menguatkan sektor Ekonomi Syariah di daerah tersebut. KDEKS Kaltim sendiri melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat umum.

Selain memperkuat bisnis syariah, KDEKS juga memberikan perhatian pada aspek spiritual dalam kehidupan berbisnis, sesuai dengan peran aktif yang dimainkan oleh Kaltim.

"Beberapa daerah di Kaltim pun mulai mengembangkan kawasan destinasi wisata religi sebagai penggerak perekonomian daerah," tegas Isran Noor.

Sebagai Ketua KDEKS Kaltim, Isran Noor turut menambahkan bahwa keberagaman bukanlah hambatan bagi pembangunan, melainkan menjadi faktor pendorong dalam menciptakan fondasi yang kokoh bagi perkembangan Ekonomi Syariah yang kuat.

"Keanekaragaman budaya dan agama di wilayah ini tidak menjadi hambatan, malah menjadi kekuatan dalam mewujudkan Ekonomi Syariah yang berjalan seiring dengan harmonisasi kehidupan beragama di Kaltim," ujar orang nomor satu di Kaltim ini.

Isran Noor pun mengharapkan hal ini akan menjadi daya tarik bagi investor-investor untuk melakukan investasi di Kaltim.

"Kehadiran Ekonomi Syariah di Kaltim memberikan manfaat bagi masyarakat yang ingin berbisnis dengan prinsip kehalalan dan ketaatan beragama. Penguatan Ekonomi Syariah diharapkan akan menarik minat para investor untuk berinvestasi di wilayah Kaltim dalam jangka panjang," tandasnya. (*)

Editor: Rafika