search

Advetorial

AswinPemprov KaltimAngka Kemiskinan di Kaltim

Kepala Bappeda Kaltim Beberkan Strategi Pemerintah Hapus Kemiskinan Ekstrem

Penulis: Redaksi Presisi
Jumat, 02 September 2022 | 567 views
Kepala Bappeda Kaltim Beberkan Strategi Pemerintah Hapus Kemiskinan Ekstrem
Kepala Bappeda Kaltim Aswin (tengah,biru) Ketika Mengikuti Pelaksanaan Rakor Percepatan Penghapusan kemiskinan Ekstrem 2022. (Istimewa)

Samarinda, Presisi.co - Kepala Bappeda Kaltim Aswin mewakili Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengikuti Pelaksanaan Rakor Penghapusan kemiskinan Ekstrem 2022 di Hotel Harris Samarinda pada Jum'at, (2/9). Rakor ini telah berjalan hari kedua.

Diketahui, angka kemiskinan di Kaltim berdasarkan data BPS, tiga tahun terakhir mengalami peningkatan dikarenakan adanya pandemi COVID-19. Seperti tahun 2019, angka kemiskinan berada di 5,94 persen. Tahun 2020 sebesar 6,10 persen dan tahun 2021 sebesar 6,54 persen. Meskipun persentase tersebut masih di bawah rata-rata nasional pada 2021, yakni 9,71 persen.

Namun, menurut Aswin, sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE), bahwa kepala daerah provinsi maupun kabupaten/kota harus mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan tugas,fungsi, dan kewenangan masing-masing untuk melakukan PPKE dengan memastikan ketepatan sasaran dan integrasi program antarkementerian/lembaga dengan melibatkan peran serta masyarakat yang ditunjukkan di seluruh wilayah yang didapati penduduk miskin ekstrem.

Aswin menyatakan, terdapat 3 strategi utama dalam melaksanakan PPKE.

"Pengurangan beban pengeluaran masyarakat, peningkatan pendapatan masyarakat, dan penurunan jumlah kantong-kantong kemiskinan,"ujarnya.

Strategi ini pun dibarengi dengan penggunaan data Pensasaran PPKE, keterlibatan multi sektor, serta meningkatkan peran TKPK di daerah untuk penanggulangan kemiskinan ekstrem.

"Percepatan PKE memerlukan upaya multidimensi dan kolaboratif lintas sektor di tingkat pusat dan daerah,"tegasnya.(DSH/adv/diskominfokaltim)