search

Daerah

PDPAU Berubah Jadi Varia Niaga Samarinda Pemkot SamarindaWali Kota Samarinda Andi HarunDPRD Samarinda Raperda Varia Niaga Samarinda

PDPAU Diproyeksikan Terlibat PI 10 Persen Blok Sangasanga

Penulis: Jeri Rahmadani
Jumat, 26 November 2021
PDPAU Diproyeksikan Terlibat PI 10 Persen Blok Sangasanga
Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Jeri Rahmadani/Presisi.co).

Samarinda, Presisi.co - Perusahaan Daerah Pergudangan dan Aneka Usaha (PDPAU) kini telah berubah menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumdam) Varia Niaga Samarinda.

Perubahan tersebut terjadi setelah disepakatinya pengesahan tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) oleh Pemkot Samarinda bersama lembaga DPRD dalam rapat paripurna masa sidang III pada Kamis, 25 November 2021 malam tadi.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun  menyebutkan, perubahan tersebut menyesuaikan ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 54/2017 tentang Perusahaan Umum Daerah. Artinya, PDPAU yang berubah menjadi Perumdam Varia Niaga Samarinda nantinya tak hanya berfungsi melakukan pelayanan publik. Kendati juga bertujuan mencetak laba atau profit oriented melalui unit usaha yang bakal dikembangkan.

"Sehingga membuat direksi perlu menyesuaikan diri. Tidak melulu pelayanan, tapi mengeksplorasi agar bisa menimbulkan pendapatan asli daerah (PAD)," kata Andi Harun, Jumat, 26 November 2021 dini hari tadi.

Untuk diketahui, sebelumnya PDPAU melalui direksi dan jajaran barunya sendiri telah meluncurkan produk baru yaitu Telur Sehat (TELURS). Selain turut melaksanakan beberapa unit usaha di bidang produk dan jasa seperti daging beku, rumah susun, hingga pergudangan.

Andi Harun mengungkapkan, akan banyak lini usaha yang nantinya bakal turut dibidik dari perubahan bentuk badan hukum PDPAU ke Perumdam Varia Niaga tersebut.

Salah satunya saat ini telah bergulir pembicaraan di wilayah Pemprov Kaltim agar PDPAU yang telah berubah menjadi Varia Niaga Samarinda itu terlibat Participating Interest (PI) 10 persen di Pertamina Blok Sanga-Sanga.

Andi Harun menyatakan ingin wilayah Samarinda dilibatkan secara intens, namun dengan presentase yang juga signifikan.

"Hanya kemarin saya minta mereka negosiasi ulang dengan PT MMP karena hanya dapat nol koma sekian persen. Kita tidak menuntut lebih dari Kutai Kartanegara (Kukar) atau provinsi, tapi kita meminta Samarinda diberikan kesempatan dari apa yang di proyeksikan sekarang," ucap Mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim tersebut.

Tak hanya itu, lanjut Andi Harun, melalui Perumdam Varia Niaga Samarinda akan turtu bermain di ranah properti, hingga mengelola sektor pelabuhan dan bahkan sektor perparkiran.

"Pelan-pelan karena direksinya baru. Lagi konsolidasi kedalam melalui mapping, jenis bisnis, dan usaha yang kira-kira mereka mampu dikembangkan," ujarnya.

Sejauh ini, diakuinya bahwa belum ada penyampaian oleh direksi Varia Niaga Samarinda atas rencana pemetaan langkah-langkah usaha tersebut.

"Sampai saat ini belum," pungkas Andi Harun. (*)