search

Daerah

Tepian MahakamrusmadiPKL Samarinda

Pengunjung Happy, Kawasan Tepian Mahakam Tertata Rapi

Penulis: Jeri Rahmadani
Sabtu, 20 November 2021
Pengunjung Happy, Kawasan Tepian Mahakam Tertata Rapi
Kawasan tepian mahakam di depan kantor Gubernur Kaltim. (Jeri Rahmadani/Presisi.co)

Samarinda, Presisi.co - Kawasan Tepian Mahakam resmi dibuka pada Sabtu, 20 November 2021. Pembukaan tersebut turut ditinjau langsung Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi, ditemani petugas Dinas Perhubungan dan Satpol PP Samarinda.

Sebelumnya, Rusmadi menuturkan, pembukaan kawasan kuliner segmen depan kantor gubernur Kaltim dan kantor Bank Indonesia Kaltim itu menindaklanjuti permintaan Ikatan Pedagang Tepian Mahakam (IPTM) kepada Pemkot Samarinda.

Hanya saja, ditegaskan Rusmadi, bahwa pembukaan kawasan Tepian Mahakam harus memperhatikan fungsi utama kawasan Tepian Mahakam sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Diketahui, terdapat sebanyak 27 rombong yang diberikan Bankaltimtara melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Rombong-rombong tersebut terbagi di dua segmen, 15 di depan Kantor Bankaltimtara dan 12 di depan Kantor Gubernur Kaltim.

Salah satu pengunjung, Tri Cahyo mengaku kawasan Tepian Mahakam kali ini lebih baik dari yang sebelumnya. Ia mengatakan, pembukaan Tepian Mahakam sekaligus membantu Unit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang tutup akibat penerapan PPKM oleh pemerintah di masa pandemi Covid-19.

"Yang saya lihat dari ujung ke ujung lebih sudah bagus. Mungkin bisa dipertahankan atau kalau bisa ditingkatkan lebih baik lagi. Tinggal yang pengamen-pengamen liar itu bisa tidak ada lagi, karena biasanya banyak sekali," ucap warga Samarinda Seberang tersebut.

Senada, Aisyah bersama keluarganya yang mengunjungi pembukaan Tepian Mahakam perdana ini menyatakan, lokasi kuliner Kota Tepian tersebut lebih tertata rapi, dari yang sebelumnya cukup kotor.

"Sekarang lebih sejuk anginnya. Semoga kebersihan tetap terjaga dengan  makanannya bisa lebih higienis," tuturnya menambahkan.

Menambahkan, Dewan penasihat IPTM Mis Heldy Zahry menyatakan, pihak pedagang telah berkomitmen untuk membersihkan sampah ketika jam operasional akan berakhir.

Ia menyebut, bahwa gelas dan piring yang digunakan pedagang berjualan merupakan barang satu kali pakai. Pihaknya juga akan akan mengadakan tempat sampah di beberapa titik yang saat ini masih kurang.

"Ini komitmen kami dari pedagang untuk mengumpulkan sampah," kata Heldy saat dikonfirmasi.

Ia meyakini, konsep baru ini akan mengembalikan minat masyarakat untuk menikmati Tepian Mahakam. Apalagi, Tepian Mahakam adalah ikon Kota Samarinda.

Diketahui, jam operasional pedagang berjualan mulai pukul 16.00 - 21.30 Wita. Sementara batas waktu pedagang berada di Tepian Mahakam sekitar pukul 23.00 Wita, berdasarkan instruksi wali kota Samarinda teranyar.

Pantauan Presisi.co, pihak Satpol PP juga telah bersiaga guna mencegah adanya pengamen dan anak jalanan masuk ke Tepian Mahakam hingga pukul 21.00 Wita. Petugas Dishub Samarinda pun juga akan mengatur jalannya lalu lintas dan penataan parkir. (*)