search

opini

Lebaran di Tengah PandemiPPNI KaltaraAbdul RahmanProf Wiku AdisasmitoTips Lebaran Saat Pandemi Covid19

Berlebaran Dengan Sehat dan Selamat di Tengah Pandemi Covid-19

Penulis: Opini
Senin, 03 Mei 2021
Berlebaran Dengan Sehat dan Selamat di Tengah Pandemi Covid-19
Ketua DPW PPNI Provinsi Kalimantan Utara Abdul Rahman. (Dok.Pribadi)

Menjelang Lebaran tahun ini ternyata pandemi Covid-19 belum juga pergi dari bumi Nusantara.

 

Bulan Ramadhan Tahun 1442 H/2021 adalah kali kedua pada masa pandemic covid 19 melanda Indonesia dan dunia seluruhnya, masih lekang dalam ingatan kita bersama pada Lebaran tahun lalu seluruh masyarkat Indonesia merayakan lebaran dalam suasana ketakutan yang mencekam, sehingga pelaksanaan Lebaran tetap di laksanakan di rumah sendiri, saya sendiri untuk pertama kali menjadi khatib sekaligus Imam sholat Idul Fitri karena kondisi tersebut.

Menjelang Lebaran tahun ini ternyata pandemic covid belum juga pergi dari bumi Nusantara, sehingga masyarakat pada awal ramadhan Harap - harap cemas menunggu keputusan  Pemerintah, apakah dibolehkan mudik atau tidak .

Penantian itupun datang, Satgas Penanganan Covid-19 bersama jajaran pemerintah terkait diantaranya Kementerian Perhubungan dan Polri, pada Kamis (8/4/2021) petang di Graha BNPB, mengumumkan dirilisnya Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19  No. 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6 - 17 Mei 2021. 

Melalui surat edaran tersebut, pemerintah tegas melarang masyarakat melakukan kegiatan mudik lebaran tahun ini demi melindungi masyarakat dari penularan virus Covid-19. Larangan ini diberlakukan untuk moda transportasi darat, laut dan udara.  

"Berdasarkan fakta yang ada, pemerintah mencoba belajar dari pengalaman dan berusaha merancang kebijakan dengan prinsip utama keselamatan dan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu ditetapkan adanya peniadaan mobilitas mudik sementara yang berlaku dari tanggal 6 - 17 Mei 2021," jelas Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito.

Walaupun mudik dilarang, tentu kita tidak bisa meyakini bahwa peraturan tersebut di patuhi oleh seluruh masyarakat Indonesia. Sebagai praktisi dibidang kesehatan lebih baik kita berpikir dari sisi lain yaitu bagaimana bisa berlebaran dengan sehat dan selamat di tengah pandemic bersama keluarga

Berikut adalah hal- hal yang harus di patuhi :

  1. Pastikan semua keluarga yang berkumpul dalam kondisi sehat
    Kondisi sehat di maksud adalah  bebas dari gejala covid 19 seperti Batuk, demam, kehilangan indra penciuman dan perasa, Nyeri badan, pusing/sakit kepala dan lain- lainnya
  2. Pastikan semua keluarga bila keluar dari rumah harus mematuhi protocol kesehatan
    Hal ini harus dilakukan karena ketika kita keluar  akan bertemu dengan banyak orang dengan perilaku yang bermacam- macam
  3. Bila ada keluarga yang sakit dan terindikasi terinfeksi covid19 segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat, apabila memungkinkan di lakukan isiolasi mandiri di tempat tersendiri  dengan pengawasan yang ketat
  4. Ketika makan bersama, jagalah jarak antar satu orang dengan yang lainnnya, karena kondisi ini adalah titik kritis dalam pencegahan covid karena semua membuka masker
  5. Lakukan cuci tangan secara berkala, sangat baik dengan air mengalir
  6. Sediakan pengukur suhu di rumah
  7. Suhu Badan yang masih di perkenankan untuk melakukan aktivis bersama berkisar pada Suhu 36- 37º C, bila di atasnya sudah jadi peringatan awal untuk segera melakukan pemeriksaan Awal

Selamat berlebaran semua, tidak usah risau bila tidak bisa mudik, tingkatkan rasa syukur kita kepada Allah SWT agar Allah menambah nikmat-Nya. (*)

Makan buras lauknya ikan tuna,
Jangan lupa opor ayamnya.
Hati- hati masih ada corona,
Mohon Maaf lahir dan batin ya.

Penulis:  Abd.Rahman - Ketua DPW PPNI Prov Kalimantan Utara

*) Opini ini adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi Presisi.co

Baca Juga