search

Hukum & Kriminal

Perampokan Rumah Mewah di SamarindaPerampok Menyekap Penghuni RumahAndika Dharma SenaDovie EudeySatreskrim Polresta Samarinda

Perampok Menyekap Pemilik Rumah di Samarinda, Dollar dan Perhiasan Disikat, CCTV Dirusak

Penulis: Kurniawan
Rabu, 21 April 2021
Perampok Menyekap Pemilik Rumah di Samarinda, Dollar dan Perhiasan Disikat, CCTV Dirusak
Situasi rumah korban di Jalan Danau Semayang Samarinda usai terjadi perampokan. (dokumentasi polisi)

Samarinda, Presisi.co – Tiga perampok membobol sebuah rumah mewah di Jalan Danau Semayang, Sungai Pinang Luar, Samarinda, Selasa 20 April 2021 sore. Istri pemilik rumah sempat disekap.

Salah satu saksi, Rusman, 36 tahun, mengatakan, ada tiga pria menenteng parang masuk ke rumah itu. Tak berapa lama kemudian, istri pemilik rumah datang meminta pertolongan. Rusman bersama satpam setempat dan istri pemilik rumah itu masuk ke rumah. Namun, perampok itu sudah lenyap. CCTV rusak, barang berharga seperti ponsel, uang dollar, dan perhiasan raib.

Baca juga: Sempat Disangka Pria, Wanita di Balikpapan Diamankan Karena Selundupkan 2 Kg Sabu dari Jawa

Rusman menyebut, istri pemilik rumah sempat disekap. Namun karena tiga perampok itu sibuk mencari barang berharga yang bisa diambil, istri pemilik rumah mengambil kelengahan itu untuk keluar rumah mencari pertolongan.

"Di dalam rumah ada empat orang. Istri pemilik rumah dan tiga anak perempuan," ucap Rusman.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Andika Dharma Sena melalui Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda Ipda Dovie Eudey menjelaskan, pelaku masuk dengan mencongkel daun pintu. "Saat kejadian, tiga anak perempuan berada di lantai dua dan tidak mengetahui kejadian. Kemudian di lantai bawah istri pemilik rumah disekap," bebernya.

Baca juga: Oknum TNI Balikpapan yang Membunuh Calon Istri Bisa Saja Dihukum Mati

Ia menyebut, dari hasil penyelidikan sementara, satu ponsel, sejumlah perhiasan, dan uang dollar dibawa perampok. Namun belum diketahui total kerugian.

Ipda Dovie membenarkan bahwa pelaku merusak CCTV dengan memotong kabel dan membawa servernya untuk menghilangkan jejak. "Kami menduga pelaku dari luar kota. Mengingat pernah terjadi kasus serupa di TKP lain yang pelakunya belum tertangkap," pungkasnya. (*)

Editor: Rizki