search

Advetorial

Solusi Penanganan Banjir di SamarindaWali Kota SamarindaBanjir di SamarindaAndi HarunDiskominfo Samarinda

Solusi Banjir Pemkot Samarinda, Lubang Tambang Dijadikan Penampungan Air Sementara

Penulis: Jeri Rahmadani
Selasa, 09 Maret 2021
Solusi Banjir Pemkot Samarinda, Lubang Tambang Dijadikan Penampungan Air Sementara
Wali Kota Samarinda Andi Harun saat diwawancara wartawan, beberapa waktu lalu. (Jeri Rahmadani/Presisi.co)

Samarinda, Presisi.co – Wali Kota Samarinda Andi Harun punya banyak jurus untuk menangani banjir di Kota Tepian. Salah satunya dengan menyulap lubang bekas tambang (void) menjadi penampungan air sementara. Sehingga ketika curah hujan tinggi, air tertampung di hulu melalui void itu dan tidak langsung membebani debit air di daerah hilir.

"Kalau kita mau banjir ini tertangani, maka yang harus diselesaikan mulai hulunya," ujar Andi Harun, Selasa 9 Maret 2021 di Ruang Tamu VIP Balai Kota Samarinda.

Ia menjelaskan, kondisi Bendungan Benanga saat ini kehilangan fungsinya sebesar 70 persen ditambah lagi Sungai Karang Mumus yang belum optimal lantaran masih banyaknya sampah. Makanya perlu solusi alternatif seperti void ini untuk menampung debit air dari hulu ke hilir. “Dijadikan kolam retensi atau retarding basin. Sedang disusun studi kelayakannya," sebut ketua Gerindra Kaltim itu.

Tapi void mana yang dijadikan kolam retensi, Andi Harun menyebut masih dipetakan oleh pihak teknis. "Kami akan rundingkan," ulasnya.

Untuk menghemat APBD, pemkot akan menggaet pemilik void. "Mereka sudah diberi izin dan berbisnis di Samarinda. Saatnya mereka membantu masyarakat," paparnya.

Awal April, Andi Harun akan berkoordinasi dengan pemilik void untuk membicarakan hal tersebut. Targetnya, void dengan kapasitas 7,1 juta meter kubik per hari bisa dikelola untuk mengurangi beban hilir. (*)

Editor: Rizki

Baca Juga