search

Daerah

Perhatian, Malam Ini Satgas Covid-19 di Balikpapan Gelar Razia Tindak Pelanggar PPKM

Penulis: Nur Rizna Feramerina
Jumat, 15 Januari 2021
Perhatian, Malam Ini Satgas Covid-19 di Balikpapan Gelar Razia Tindak Pelanggar PPKM
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan.

Balikpapan, Presisi.co - Tim Satgas Penanganan Covid-19 di Balikpapan melakukan razia mulai malam ini, Jum'at (15/1/2021). Razia ini bertujuan untuk menegakkan aturan PPKM yang telah dikeluarkan oleh Walikota Balikpapan, Rizal Effendi.

Rizal meminta maaf kepada masyarakat yang nantinya terjaring razia karena akan dikenakan sanksi sesuai Perwali No.23 Tahun 2020.

"Malam ini Tim Satgas baik kita, TNI, Polri, Satpol PP akan mulai bergerak. Saya mohon maaf kepada masyarakat, penjual/pedagang, kalau tidak sesuai waktu beroperasinya maka akan dilakukan penertiban sampai dengan penutupan," kata Rizal.

Nantinya, selain dilakukan penertiban, masyarakat yang terjaring pun akan diedukasi mengenai pentingnya mematuhi PPKM yang akan berjalan selama 2 minggu ke depan.

Diketahui, Satgas Kota pun melakukan kegiatan ini dibantu dengan Satgas di tingkat Kecamatan agar lebih maksimal.

"Ini bagi tugas, jadi ada Satgas Kota dan ada Satgas Kecamatan supaya lebih efektif," tegasnya.

Sekretaris Satpol PP, Selvi menjelaskan bahwa UMKM yang berada di fasilitas umum/lapangan akan ditutup sementara seperti di wilayah Melawai dan Lapangan Merdeka.

"Untuk UMKM yang berada di fasilitas umum/lapangan itu akan tutup sementara, yang boleh buka sampai pukul 21.00 adalah rumah makan, kafe, angkringan,"

Sementara itu, pada hari ini Balikpapan mengumumkan 167 kasus tambahan, 114 selesai isolasi mandiri/sembuh, dan 4 kasus meninggal dunia.

dr Andi Sri Juliarty, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan menjelaskan terdapat 42 kasus bergejala dan didominasi oleh usia 30 tahun ke bawah.

"69% usia 30 tahun ke bawah, padahal umumnya orang bergejala yang masuk rumah sakit itu lansia," katanya.

Rumah sakit di Balikpapan pun dilaporkan hampir penuh dengan ketersedian ruangan yang semakin sedikit.

"Kondisi terakhir 9 rumah sakit, 447 yang terisi 405. Kemudian ICU 37 terisi 33, namun sisanya ini 3 ruangan untuk anak.

Dengan banyaknya penambahan kasus belakangan ini, Pemkot Balikpapan masih mengkaji terkait penambahan tempat tidur atau menjadikan Embarkasi Haji sebagai rumah sakit darurat.

Editor : Oktavianus

PPKM di BalikpapanRazia Protokol KesehatanRizal EffendiWali Kota BalikpapanPemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Baca Juga