Daerah

Plt Bupati Kukar Minta Pengurus DMI Wujudkan Masjid Sebagai Pusat Ibadah

Penulis: Topan

Rekerda Dewan Masjid Indonesia Kukar di Ball Room Grand Elty Singgasana Hotel, Tenggarong.

Tenggarong, Presisi.co - Selain menjadi rumah ibadah, keberadaan setiap masjid yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) juga diharapkan menjadi sentral bagi pembinaan umat. Sehingga nilai-nilai akhlak masyarakat semakin terjaga dan meningkat. Dengan demikian akan tercipta satu tatanan masyarakat yang religius.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kukar Chairil Anwar saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pimpinan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kukar yang bertempat di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong, yang berlangsung pada 21-22 November 2020.

Dalam sambutannya, Chairil berharap, DMI terus meningkatkan perannya dalam memberdayakan masjid sebagai sentral bagi pembinaan umat. Hal itu dapat dilakukan dengan mengoptimalkan berbagai kajian dan ceramah keagamaan di masjid-masjid.

“Seperti yang telah dilakukan Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam pada zamannya, yaitu berbagai kegiatan diselenggarakan di mesjid, termasuk kegiatan sosial lainnya (kita makmurnya masjid),” katanya.

Menurutnya, saat ini masjid kebanyakan hanya berfungsi sekadar sebagai tempat ibadah saja. Padahal masjid bisa diberdayakan menjadi pusat pembinaan dan kegiatan keagamaan yang lain. Bila ada kegiataan keagamaan yang berlangsung di masjid, maka hal itu tentu dapat menjadi magnet yang akan menarik masyarakat untuk selalu memakmurkan masjid.

Momentum Rakarde DMI Kukar, kata Chairil, dapat menjadi awal yang baik untuk menyusun dan membuat berbagai program terkait itu. Dengan demikian, fungsi masjid menjadi lebih optimal sebagai pusat kegiatan umat Islam.

"Harapannya, kesalehan ritual dan sosial jamaah masjid dapat kita tingkatkan. Takmir masjid juga harus mengelola anggaran masjid dengan sebaik-baiknya sehingga dapat dimanfaatkan untuk pemberdayaan umat," ujarnya.

Dia berharap, Dewan Mesjid bersama para takmir mesjid ikut membantu program dan menjadi mitra pemerintah daerah dalam hal peningkatan kesadaran nilai-nilai religius. Termasuk turut berperan dalam membangun di bidang lainnya, seperti di bidang kesehatan, pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi umat khususnya untuk masyarakat sekitar mesjid.

“Jadi anggaran masjid, harus benar-benar dikelola dengan baik sehingga bermanfaat untuk pemberdayaan umat,” harapnya.

Chairil menambahkan, dalam menyusun program, DMI harus senantiasa dapat menggairahkan umat, situasional dan kondisional. Takmir masjid hendaknya terus meningkatkan kemampuan, baik ilmu dan intelektualnya maupun perkembangan kemajuan teknologi.

“DMI Kukar juga memiliki tugas penting untuk turut menjaga kerukunan umat di Kukar bersama elemen-elemen masyarakat lainnya. Masjid adalah rumah ibadah yang dimanfaatkan untuk kesejahteraan dan kemaslahatan umat,” tandasnya.

Editor : Oktavianus

dewan-masjid-indonesiaplt-bupati-kukarchairil-anwarkukargrand-elty-singgasanatenggarongprokom-kukar

Baca Juga