Politik

KPU Optimis, Tingkat Partisipasi Pemilih di Pilkada Kukar Lebih Tinggi Dibanding Pilgub Kaltim 2018

Penulis: Yusuf

Ketua KPU Kukar, Erlyando Saputra.

Kukar, Presisi.co - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Erlyando Saputra optimis, tingkat paritisipasi pemilih di Pilkada Kukar 9 Desember mendatang, akan lebih tinggi, dibanding Pilgub Kaltim di Tahun 2018 dan Pilkada Kukar di 2015 lalu.

"Kita targetnya yang pasti diatas (tingkat partisipasi) Pilgub Kaltim 2018 lalu," ungkap Nando, sapaan karibnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (24/8/2020) siang. 

Untuk diketahui, tingkat partisipasi pemilih di Pilkada Kukar 2015 lalu, dikatakan Nando sekitar 58 persen. Sedangkan, di Pilgub Kaltim 2018, hanya mencapai 61 persen.

Nando melanjutkan, upaya untuk meningkatkan angka paritisipasi pemilih di Pilkada Kukar ini, tak hanya menjadi tugas dari KPU, sebagai penyelenggara saja. Pun demikian dengan seluruh stakeholder, yang diharap mampu bekerjasama, mengajak masyarakat untuk menggunkan hak pilihnya, menentukan calon pemimpin Kukar di masa mendatang. 

"Saya pikir, semua stakeholder wajib mengimbau masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya," sebutnya.

"Pilkada ini merupakan proses bernegara yang relatif mahal. Sehingga, sayang kalau kemudian hak (memilih) tidak digunakan. Yang jelas targetnya diatas 65 persen," yakin Nando. 

Lanjut ditegaskan Nando, meski pelaksanaan pesta demokrasi Kukar nanti masih dalam kondisi pandemi Covid-19, proses kampanye calon yang kemudian ditetapkan KPU di Pilkada nantinya, akan tetap diadakan. 

"Jadi tidak serta merta kembali ke daring semua, tidak. Tetap ada yang tatap muka, namun disesuaikan dengan protokol kesehatan," lugasnya. 

Berdasarkan hasil Pencocokan dan Penilitian oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), lanjut dikatakan Nando, ada 547.514 daftar pemilih di Kukar sesuai dengan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT) terakhir.

kpu-kukarpilkada-kukarerlyando-saputra

Baca Juga