Daerah

Megawati dan Nasabah Lainnya Panik, Tarik Dana di Bukopin Bermasalah dan Terbatas

Penulis: Redaksi Presisi

Suasana di Kantor Cabang Utama (KCU) Bukopin Kota Samarinda.

Samarinda, Presisi.co – Sejumlah nasabah Bank Bukopin di Kota Samarinda curhat lantaran tak bisa menarik dana sesuai yang mereka inginkan, baik melalui teller maupun mesin ATM.

Para nasabah yang memadati Kantor Cabang Utama (KCU) Bukopin di Jalan Jend. Sudirman, Kecamatan Samarinda Kota sejak Kamis (2/6) pagi ini, mengaku panik atas isu bangkrutnya bank tersebut.

“Kami was-was, enggak bisa ambil uang. Infonya ada gangguan sistem,” ungkap Roni (50), salah seorang nasabah yang saat itu ditemui di KCU Bukopin Samarinda.

Ia menyebut, sejak mendengar sejumlah pemberitaan terkait Bukopin, ia lalu berinisiatif untuk menarik seluruh dana yang disimpannya di bank tersebut. Mengantre sejak pagi selama berhari-hari pun ia lakukan demi mengamankan uang yang ditabungnya.

“Kita bukan orang berada. Cuma mau selamatkan uang kita aja, apalagi orang membludak begini,” ungkapnya.

Hal yang sama turut diungkapkan oleh nasabah lain bernama Jimmi (30). Meski membaca informasi tentang gangguan transaksi di ATM Bukopin, namun ia terus berupaya menarik dana yang ia simpan selama ini di bank tersebut. Hingga muncul keterangan yang menyebut bahwa transaksinya telah melebihi limit.

“Selama ini enggak ada kendala. Saya juga bingung kok melebihi limit,” ungkapnya.

     
  Berita Terkait :  
   
   
   
     

Gagal menarik dananya, Jimmi mengaku berinisiatif untuk mencoba menarik dananya dari mesin ATM milik Bank lainnya. Namun, hal yang sama pun kembali terjadi.

“Saya coba pakai ATM Bank lain pun enggak bisa. Padahal, mau ambil Rp 2 juta aja,” jelas Jimmi, lantaran jika mengantre di meja teller, antrean nasabah disebutnya amat menumpuk.

Dihari yang berbeda, salah seorang nasabah lainnya pun ikut menyampaikan keluh kesahnya lantaran penarikan dana yang ia tabungkan di KCU Bukopin Samarinda, dibatasi dan hanya bisa di tarik maksimal Rp 5 juta saja.

“Saya mau tarik semua, ada keperluan untuk anak sekolah dan yang lain. Tapi gak bisa, dibatasi hanya Rp 5 juta, alasannya apa juga gak tau,” ungkap Megawati.

Sementara itu, Manajemen Bank Bukopin Kota Samarinda pun turut angkat bicara atas maraknya pemberitaan yang menduga bank ini tengah dirundung kebangkrutan.

“Ada sedikit kekhawatiran dari masyarakat untuk mengambil dananya ke kita,” katanya Achmad Firdaus Branch Manager Bank Bukopin Cabang Samarinda, kepada awak media, saat menggelar konferensi pers, Rabu (1/7/2020) malam.

Padahal, sebutnya dana nasabah yang ditabung ke Bank Bukupin disebutnya telah dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Meski demikian, dalam kondisi seperti ini, ia menyebut pihaknya memiliki kewajiban untuk melayani para nasabah sekaligus menjelaskan persoalan yang tengah mereka hadapi.

“Sehingga harus kita atur sedemikian rupa, agar para nasabah tetap terlayani dengan baik,” ungkapnya.

bank-bukopinbank-bukopin-bermasalahbank-bukopin-bangkrut

Baca Juga