search

Ekonomi

Ekonomi AmbrukPandemiCovid-19Bank Dunia

Pandemi Picu Keambrukan Ekonomi Terluas dalam 150 Tahun

Penulis: Redaksi Presisi
Selasa, 09 Juni 2020 | 1.241 views
Pandemi Picu Keambrukan Ekonomi Terluas dalam 150 Tahun
Ilustrasi krisi ekonomi yang disebabkan oleh Pandemi Covid-19. (Foto : Internet)

Presisi.co - Pandemi virus corona menimbulkan "guncangan besar dan cepat" yang menyebabkan keambrukan ekonomi global terbesar sejak 1870 meskipun pemerintah sudah memberi dukungan besar dan belum pernah terjadi sebelumnya, demikian dikatakan Bank Dunia, Senin (8/6).

Ekonomi dunia diperkirakan menyusut sampai 5,2 persen tahun ini - resesi terburuk dalam 80 tahun terakhir, tetapi akibat banyaknya negara yang mengalami keterpurukan ekonomi ini, berarti skala keanjlokan ekonomi ini lebih buruk daripada semua resesi dalam 150 tahun terakhir, kata Bank Dunia dalam laporan Prospek Ekonomi Global terbarunya.

"Ini adalah proyeksi yang sangat suram dimana krisis tampaknya akan mewariskan kerugian jangka panjang dan menciptakan tantangan global yang besar," kata Ceyla Pazarbasioglu, Wakil Presiden Bank Dunia untuk Pertumbuhan, Keuangan, dan Kelembagaan.

Krisis yang parah akan menyebabkan 70 hingga 100 juta orang jatuh ke dalam kemiskinan yang ekstrem, lebih buruk dari perkiraan 60 juta sebelumnya, katanya kepada wartawan.

Meskipun lembaga pemberi pinjaman internasional yang berbasis di Washington memproyeksikan pemulihan pada 2021 namun ada risiko terjadinya gelombang wabah kedua yang bisa mengancam pemulihan dan mengubah krisis ekonomi menjadi krisis keuangan yang mengarah pada "gelombang kegagalan membayar utang."

Para ekonom kesulitan mengukur dampak krisis yang mereka setarakan dengan sebuah bencana alam global, dampaknya sedemikian luas dan terjadi di banyak sektor dan negara sehingga menyulitkan perhitungan dan prediksi pemulihan, tidak pasti.

Berdasarkan skenario terburuk, menurut laporan Bank Dunia ini, resesi global bisa mengakibatkan penyusutan ekonomi sebesar delapan persen.

Namun Pazarbasioglu memperingatkan, "Mengingat ketidakpastian ini, sangat besar kemungkinan akan terjadi penurunan lebih jauh."

Meskipun Pendapatan Bruto China akan naik hanya satu persen, Bank Dunia mengatakan prakiraan negara lainnya lebih suram lagi, AS -6,1 persen, zona euro -9,1 persen, Jepang -6,1 persen, Brazil -8 persen, Meksiko -7,5 persen dan India - 3,2 persen.

Sumber : www.voaindonesia.com

Live Draw Taiwan Live Draw Cambodia Live Draw China Live Draw Japan Live Draw Taiwan Hari Ini Hasil Live Draw Japan Terbaru Live Draw China Update Tercepat Data Live Draw Cambodia Lengkap Live Draw Togel Kamboja pantau live draw Japan hari ini cek live draw China terbaru cek hasil live draw Cambodia terbaru pantau live draw Taiwan hari ini togel taiwan live draw togel kamboja togel japan togel taiwan Live Draw Togel China kudbanjarnegara kudbatang kudblora kudboyolali kudcilacap kuddemak kudjepara kudkabbanjarnegara kudkabbanyumas kudkabbatang kudkabboyolali kudkabdemak kudkabgrobogan kudkabjepara kudkabkaranganyar kudkabkebumen kudkabkendal kudkabklaten kudkabmagelang kudkabpati kudkabpekalongan kudkabpemalang kudkabpurbalingga kudkabpurworejo kudkabrembang kudkabsemarang kudkabsragen kudkabtegal kudkabtemanggung kudkabwonogiri kudkabwonosobo kudkaranganyar kudkebumen kudkendal kudklaten kudkotamagelang kudkotapekalongan kudkotasalatiga kudkotasurakarta kudkotategal kudmungkid kudpati kudpemalang kudpurbalingga kudpurwodadi kudpurwokerto kudpurworejo kudrembang kudslawi kudsragen kudsukoharjo kudsumbermakmur kudtemanggung kudungaran kudwonogiri