search

DPRD Kaltim

disparitas pendidikandprd kaltimrusman yaqubujian nasional di hapuskannadiem makarim

Rusman Yaqub, Pemerintah Harus Konsisten Atasi Disparitas Pendidikan

Penulis: Presisi 1
Senin, 16 Desember 2019 | 1.484 views
Rusman Yaqub, Pemerintah Harus Konsisten Atasi Disparitas Pendidikan
Rusman Ya'qub - Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Presisi - Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Rusman Ya'qub,  menyebut persoalan disparitas pendidikan masih menjadi isu penting yang harus segera diatasi pemerintah.

Pernyataan tersebut, dikatakan Rusman menanggapi isu Program Merdeka Belajar oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, yang sudah diluncurkannya di Jakarta pada Rabu (11/12) lalu. 

"Pemerintah harus konsekuen, konsisten.  Harus ada pemerataan sarana dan prasarana. Tidak boleh lagi ada kesenjangan, ada yang maju sekali, ada yang ketinggalan sekali, sementara parameter ujiannya sama," tegas Politikus PPP itu. 

Masih terkait disparitas, Rusman juga menyinggung kesetaraan kompetensi para pendidik yang disebutnya masih menjadi kendala. "Artinya, tidak mungkin ini berjalan dengan baik, jika antar kawasan, kecamatan hingga pedesaan, tingkat kompetensinya berbeda," tegasnya lagi. 

Menukik pada wacana penghapusan Ujian Nasional (UN) yang masuk dalam salah satu Program Merdeka Belajar, Mendikbud Nadiem Makarim, disikapi Rusman secara diplomatis. 

"Secara prinsip, kami hargai upaya reformasi dibidang pendidikan oleh Pak Menteri, maka itu kita tunggu konsep merdeka belajar itu seperti apa nantinya," sebut Rusman. 

Berita Terkait : Ujian Nasional Dihapus, Ini Penjelasan Mendikbud Nadiem Makarim

Ujian Nasional, dikatakan Rusman merupakan ajang kompetisi bagi para siswa didik di sekolah. Dia mengkhawatirkan, jika UN di hapus dan diserahkan ke sekolah, akan ada bergaining antara penyelenggara pendidikan dan orang tua, yang kemudian malah menurunkan kualitas pendidikan. 

"Artinya, jika memang UN ini ingin dihapuskan, tentukan dulu variabel pengganti yang menjadi indikator kelulusan," tegasnya. 

Rusman berharap, UN tidak lagi menjadi momok bagi para siswa didik. Dengan begitu, tolok ukur kelulusan siswa juga harus dipertegas dengan menentukan variabel-variabel lain, di luar ujian nasional yang selama ini, diakui Rusman menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

"Selain UN, adapula variabel lain yang di kumulatifkan sebagai indikator kelulusan. Sekolah juga harus diakomodir, karena mereka yang lebih tahu siswanya." tegasnya.

Angka Keramat Live Draw Taiwan Live Draw Cambodia Live Draw China Live Draw Japan Live Draw Taiwan Hari Ini Hasil Live Draw Japan Terbaru Live Draw China Update Tercepat Data Live Draw Cambodia Lengkap Live Draw Togel Kamboja pantau live draw Japan hari ini cek live draw China terbaru cek hasil live draw Cambodia terbaru pantau live draw Taiwan hari ini togel taiwan live draw togel kamboja togel japan togel taiwan Live Draw Togel China kudbanjarnegara kudbatang kudblora kudboyolali kudcilacap kuddemak kudjepara kudkabbanjarnegara kudkabbanyumas kudkabbatang kudkabboyolali kudkabdemak kudkabgrobogan kudkabjepara kudkabkaranganyar kudkabkebumen kudkabkendal kudkabklaten kudkabmagelang kudkabpati kudkabpekalongan kudkabpemalang kudkabpurbalingga kudkabpurworejo kudkabrembang kudkabsemarang kudkabsragen kudkabtegal kudkabtemanggung kudkabwonogiri kudkabwonosobo kudkaranganyar kudkebumen kudkendal kudklaten kudkotamagelang kudkotapekalongan kudkotasalatiga kudkotasurakarta kudkotategal kudmungkid kudpati kudpemalang kudpurbalingga kudpurwodadi kudpurwokerto kudpurworejo kudrembang kudslawi kudsragen kudsukoharjo kudsumbermakmur kudtemanggung kudungaran kudwonogiri