search

Berita

KPCSimpang Perdau - Tepian LangsatKutai TimurMuhammad RudyRudy Mas'udArdiansyah Sulaiman

KPC Rampungkan Jalan Perdau-Tepian Langsat Bernilai Rp746 Miliar

Penulis: Presisi 1
1 jam yang lalu | 0 views
KPC Rampungkan Jalan Perdau-Tepian Langsat Bernilai Rp746 Miliar
Perusahaan tambang batu bara PT Kaltim Prima Coal (KPC), sukses menyelesaikan proyek pembangunan jalan Simpang Perdau - Tepian Langsat sepanjang 18,6 kilometer, senilai Rp746,7 miliar.

SANGATTA, Presisi.co - Perusahaan tambang batu bara PT Kaltim Prima Coal (KPC), sukses menyelesaikan proyek pembangunan jalan Simpang Perdau - Tepian Langsat sepanjang 18,6 kilometer, senilai Rp 746,7 miliar. 

Jalan yang merupakan jalan pengganti permanen ruas Simpang Perdau - Tepian Langsat itu, diresmikan penggunaanya, Rabu (19/8/2026), di Bengalon, Kutai Timur. Hadir dalam acara peremian, antara lain, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Presiden Direktur KPC Muhammad Rudy, perwakilan Kementerian ESDM, Perwakilan Kementerian PU dan manajemen Wijaya Karya (WIKA) selaku kontraktor pelaksana pembangunan.

Presiden Direktur KPC Muhammad Rudy mengatakan, pembangunan jalan sepanjang 18,6 kilometer itu membutuhkan waktu dua tahun, sejak Juni 2024 sampai April 2026. Selain jalan, KPC juga membangun satu underpass, sejumlah box culvert, drainase dan berbagai rekayasa teknis lainnya untuk mencapai kenyamanan tingkat tinggi. 

Menurut Rudy, sebagai Perusahaan yang tumbuh bersama masyarakat dan pemerintah selama pulan tahun, KPC menyadari konektivitas merupakan fondasi utama dalam kemajuan daerah. 

Oleh karena itu, saat pertambangan mengharuskan adanya penyesuaian dalam operasinya, maka solusinya adalah menghadirkan infrastruktur pengganti yang lebih aman dan lebih baik untuk kemajuan masyarakat.

“Terima kasih kepada Pemerintah dan seluruh stakeloders yang telah mendukung kelancaran pembangunan jalan pengganti permanen Simpang Perdau – Tepian Langsat,” Kata Rudy.

“Jalan ini dibangun menggunakan standar nasional sesuai dengan arahan Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian PU dan sejumlah instansi teknis pemerintah. Pembangunan menyesuaikan karakteristik medan, kebutuhan teknis dan aspek keselamatan. Ini adalah hasil kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha,” kata Rudy.

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud mengaku bangga dan berterima kasih atas penyelesaian pembangunan jalan pengganti permanen Simpang Perdau – Tepian Langsat. “Selamat dan terima kasih kepada KPC atas pembangunan jalan pengganti permanen Simpang Perdau – Tepian Langsat ini. Semoga sinergi dunia usaha dan pemerintah terus terjalin demi tercapainya kemajuan masyarakat,” kata Mas’ud. 

Sementara itu, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengaku gembira karena dalam proyek pembangunan jalan pengganti permanen Simpang Perdau – Tepian Langsat itu, KPC telah menyelesaikan persoalan sosial dengan masyarakat. “Saya sudah cek sebelumnya bersama KPC dan persoalan sosial dengan masyarakat telah diselesaikan. Terima kasih. KPC memang Perusahaan yang bertanggung jawab,” kata Ardiansyah.

Bupati secara khusus juga meminta KPC agar sepanjang jalan pengganti permanen Simpang Perdau – Tepian Langsat, perlu ditanami tanaman endemic Kalimantan. “Karena jalan ini sudah permanen, saya minta agar jalan ini ditanami tanaman endemik Kalimantan,” pinta Ardiansyah.(*)