DPRD Samarinda Akan Tinjau Bangunan Yang Dibangun Pasar Segiri Pascakebakaran
Penulis: Muhammad Riduan
2 jam yang lalu | 0 views
Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Arif Kurniawan.
Samarinda, Presisi.co - Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Arif Kurniawan menilai penggunaan anggaran biaya tak terduga sebesar Rp1,1 miliar untuk pembangunan bangunan semi permanen Pasar Segiri pascakebakaran masih memungkinkan, namun tetap perlu dilakukan pengecekan langsung di lapangan.
Menurut Arif, DPRD hingga kini belum melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk melihat secara langsung kondisi bangunan yang telah dibangun pemerintah kota tersebut.
“Saya juga belum lihat ya. Kita belum sidak itu,” ungkap Arif saat ditemui awak media, pada Senin 25 Mei 2026.
Ia mengatakan penilaian terkait besaran anggaran tidak bisa dilakukan secara sepihak tanpa melihat luas bangunan, jenis material yang digunakan, hingga kondisi harga bahan bangunan saat ini.
“Kan kita belum lihat posturnya sekarang. Apalagi harga-harga juga naik. Kita lihat nanti luasannya berapa, bahannya seperti apa, dan siapa yang mengerjakan,” katanya.
Arif menyebut pembangunan tersebut juga dilakukan dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar dua bulan, sehingga menurutnya perlu dilihat secara menyeluruh apakah anggaran yang digunakan sudah sesuai.
“Soalnya singkat juga itu, dua bulan kalau enggak salah. Jadi kalau Rp1,1 miliar dalam kondisi seperti itu masih memungkinkan kalau dilihat,” tuturnya.
Meski demikian, Komisi III DPRD Samarinda memastikan akan melakukan pengecekan lebih lanjut terhadap bangunan semi permanen tersebut, termasuk meninjau kualitas material dan luasan bangunan yang dibangun untuk para pedagang terdampak kebakaran.
“Nanti kita cek luasannya dan lihat dari bahannya juga,” tegasnya.(*)