search

DPRD Samarinda

DPRD Samarinda Wacana Revitalisasi Pasar Segiri Keuangan Daerah Kota Samarinda

DPRD Samarinda Minta Revitalisasi Pasar Segiri Sesuaikan Kondisi Keuangan Daerah

Penulis: Muhammad Riduan
2 jam yang lalu | 0 views
DPRD Samarinda Minta Revitalisasi Pasar Segiri Sesuaikan Kondisi Keuangan Daerah
Gerbang Pasar Segiri Samarinda.

Samarinda, Presisi.co - Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Arif Kurniawan, menegaskan rencana revitalisasi Pasar Segiri harus disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini dijalankan pemerintah.

Menurut Arif, pembangunan maupun revitalisasi pasar pada prinsipnya tetap harus berjalan. Namun, pemerintah kota diminta bijak dalam melihat kemampuan anggaran sebelum proyek dilaksanakan.

“Yang jelas pembangunan harus jalan, termasuk revitalisasi tadi. Tapi pemerintah kota tentu punya perencanaan dan desainnya. Tinggal saat pelaksanaan harus melihat kondisi keuangan daerah,” ujarnya, Senin 25 Mei 2026.

Ia menilai, Pemkot Samarinda perlu mempertimbangkan model pembiayaan alternatif apabila revitalisasi ingin tetap dijalankan tanpa membebani APBD secara penuh.

Arif mencontohkan skema kerja sama seperti pembangunan Samarinda Grosir yang menggunakan sistem Build Operate Transfer (BOT), di mana pihak ketiga membangun dan mengelola terlebih dahulu sebelum akhirnya diserahkan kepada pemerintah daerah.

“Kalau memungkinkan tinggal model pembiayaannya saja. Seperti Samarinda Grosir dulu menggunakan sistem BOT, jadi Pemkot tidak langsung mengeluarkan biaya besar,” katanya.

Meski demikian, ia mengingatkan pemerintah daerah saat ini juga memiliki sejumlah program prioritas lain yang harus didahulukan, terutama penanganan banjir yang masuk dalam target pembangunan daerah.

“Pemkot punya tugas prioritas dari RPJMD, bukan hanya pasar, tapi juga penanganan banjir yang harus diprioritaskan. Jadi jangan memaksakan diri,” tegasnya.

Selain revitalisasi Pasar Segiri, DPRD juga akan melakukan pembahasan lebih lanjut bersama OPD terkait, termasuk Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan, untuk melihat arah penataan pasar ke depan.

Arif menyebut saat ini pemerintah juga perlu memaksimalkan fungsi Pasar Pagi sebagai salah satu pusat aktivitas perdagangan di Samarinda.(*)

Editor : Redaksi