Andi Harun Hadiri Groundbreaking Hotel Courtyard by Marriott, Perizinan Lengkap Kepercayaan Investor Meningkat
Penulis: Muhammad Riduan
Senin, 20 April 2026 | 73 views
Groundbreaking Hotel Courtyard by Marriott. (Presisi.co/Riduan)
Samarinda, Presisi.co – Wali Kota Samarinda Andi Harun menghadiri peletakan batu pertama pembangunan hotel bintang empat Courtyard by Marriott Samarinda di Jalan KH Samanhudi, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Senin 20 April 2026.
Andi Harun menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan indikator meningkatnya kepercayaan investor terhadap Kota Tepian.
“Ini menandakan Samarinda dipercaya sebagai daerah yang aman dan kondusif untuk kegiatan investasi dan bisnis,” ujarnya kepada awak media usai kegiatan.
Ia menyebut, kehadiran jaringan hotel internasional menunjukkan Samarinda mulai mendapat pengakuan di tingkat global.
Menurutnya, pembangunan hotel akan memberi dampak ekonomi signifikan, baik saat konstruksi maupun ketika mulai beroperasi.
“Selama pembangunan akan membuka lapangan kerja, dan saat beroperasi nanti juga akan menyerap tenaga kerja,” katanya.
Ia menambahkan, sektor perhotelan berpotensi mendorong pertumbuhan sektor lain seperti UMKM, kuliner, pariwisata, hingga jasa transportasi.
Terkait perizinan, Andi memastikan seluruh proses administrasi telah terpenuhi sebelum pembangunan dimulai.
“Kalau perizinannya belum lengkap, saya tidak akan hadir. Dengan kehadiran kami, itu berarti seluruh perizinan sudah terpenuhi,” tegasnya.
Ia juga memastikan aspek lingkungan, termasuk analisis dampak lingkungan, telah melalui kajian dan persetujuan teknis lintas perangkat daerah.
Sejumlah rekomendasi teknis telah diberikan, di antaranya penggunaan metode konstruksi tanpa getaran untuk meminimalkan dampak terhadap lingkungan sekitar.
Terkait potensi dampak seperti banjir di kawasan belakang proyek, Andi menyebut hal itu sudah diidentifikasi.
Ia mengatakan, pihak manajemen proyek telah menyanggupi penanganan, salah satunya dengan pembangunan drainase di sekitar area.
“Setiap pembangunan pasti memiliki dampak. Yang penting bagaimana dampak itu dikelola dan diselesaikan bersama,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara investasi dan kenyamanan masyarakat.
“Kegiatan investasi harus tetap berjalan, tapi dampak terhadap masyarakat juga harus diselesaikan secara baik dan harmonis,” pungkasnya.