Cara Pemkab Kukar Bantu Petani Rapak Lambur Bangkit dari Gagal Panen
Penulis: Umar Daud Muhammad
Rabu, 08 April 2026 | 38 views
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri salurkn bantuan pangan ke Desa Rapak Lambur (Presisi.co/ Umar Daud Muhammad)
Tenggarong, Presisi.co - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menunjukkan kepeduliannya terhadap petani terdampak bencana dengan menyalurkan bantuan kepada warga Desa Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong pada Rabu, 8 April 2026.
Sebanyak 9.756 kilogram beras atau setara 1.084 karung diserahkan kepada 153 kepala keluarga (KK) yang mencakup 542 jiwa. Bantuan ini diberikan sebagai respons atas gagal panen yang dialami petani akibat banjir yang melanda kawasan persawahan.
Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, mengatakan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
Ia menuturkan, tingginya curah hujan sejak Desember 2025 hingga Januari 2026 menjadi pemicu utama terjadinya banjir yang berdampak pada sektor pertanian.
“Pemerintah daerah menyampaikan keprihatinan atas musibah yang dialami para petani,” ujarnya.
Selain bantuan beras, Pemkab Kukar juga menyalurkan 1.250 kilogram benih padi guna mendukung keberlanjutan aktivitas pertanian warga. Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan memastikan petani dapat kembali memasuki masa tanam berikutnya.
Aulia juga menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera mengambil langkah strategis, mulai dari mitigasi hingga percepatan pemulihan sektor pertanian di wilayah terdampak.
Di sisi lain, warga menyampaikan kebutuhan mendesak terkait ketersediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), seperti combine harvester, alat pengering, serta penguatan sistem irigasi. Menanggapi hal tersebut, pemerintah daerah memastikan akan menindaklanjuti dan mengupayakan pemenuhan kebutuhan tersebut secara bertahap.
“Kebutuhan petani akan menjadi perhatian kami. Upaya pemulihan akan terus dilakukan agar proses produksi pertanian dapat kembali berjalan optimal,” tegasnya. (*)